Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Satu Penyelundup Sabu ke Palu Tewas Ditembak

Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso dalam keterangan pers penangkapan pelaku penyelundupan sabu-sabu, Selasa 27 Oktober 2020 di Mapolda Sulteng. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Direktorat Narkoba Polda Sulteng berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke Kota Palu, Sabtu 20 Oktober 2020. Dari dua pelaku, 1 diantaranya tewas ditembak.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rahman Baso menyatakan, penembakan itu dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Karena saat ditangkap keduanya berupaya melarikan diri dan melawan petugas.

“Tidak kooperafif. Melawan dan berusaha melarikan diri. Makanya dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua pelaku. Dan salahsatu diataranya meninggal dunia,” ungkap Kapolda, dalam keterangan resminya, Selasa (27/10/2020) di Mapolda Sulteng.

Dua pelaku penyelundupan masing-masing adalah Sono (34) dan Urianto (46) tahun. Keduanya merupakan warga Kota Binjai. Pelaku yang diketahui tewas tertembak adalah Sono.

“Pelaku meninggal dunia kita bawa ke RS Bhayangkara dan sudah dikomunikasikan dengan pihak keluarga,”kata Kapolda.

Kapolda menyebut, keduanya memang sudah menjadi target Ditresnarkoba Polda Sulteng. Sepak terjangnya ujar Kapolda sudah dipantau kurang lebih sebulan setelah adanya informasi masyarakat.

“Setelah menerima informasi masyarakat pergerakan kedua pelaku langsung kami pantau,”sebutnya.

Penangkapan keduanya dilakukan di posko kesehatan Covid 19 Kelurahan Watusampu kota Palu, Pada Sabtu 20 Oktober 2020. Saat akan melintas dengan mobil avansa, keduanya dicegat petugas. Dan terbukti membawa paket sabu seberat 7,3kg. Masing-masing 6 dalam paket besar dan 13 dalam paket kecil.

Pergerakan kedua pelaku sudah diketahui sejak masih berada di wilayah Kabupaten Pasang Kayu. Lalu dibuntuti hingga ke posko covid 19 di Kelurahan Watusampu.

“Dari informasi masyarakat pula, kita ketahui mereka akan masuk Kota Palu,”beber Kapolda.

Pihaknya kata Kapolda masih akan mendalami kasus ini. Apakah memiliki keterkaitan jaringan pengedar narkotika dengan kasus-kasus yang sebelumnya telah terungkap. Semisal kasus yang dialami Helmi Said, adik kandung Pelaksana Tugas Waklli Kota Palu. Atau kasus penyelendupan yang melibatkan seorang polisi di Riau.

Piahknyapun masih akan mengembangkan informasi apakah kedua pelaku memang telah memiliki jaringan pengedar di Kota Palu.

“Kita akan dalami, kemana dan mau diapakan sabu ini. Yang pasti ini penyelundupan kedua yang diakui pelaku,”paparnya.

Kapolda menambahkan, sepanjang September -Oktober 2020 pihaknya telah berhasil menangkap sebanyak 115 pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Polda Sulteng dengan 84 laporan.

“Dalam dua bulan itu kami menyita barang bukti sabu seberat 8,9kg,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital