Sabtu, 8 Agustus 2026

Tarif Angkutan Udara Memiliki Andil Terbesar Terhadap Inflasi Kota Palu Oktober 2020

Ilustrasi. Foto: JPC

PALU EKSPRES, PALU– Kenaikan indeks harga pada kelompok transportasi sebesar 1,82 persen menjadi salah satu andil Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,41 persen selama Oktober 2020.
Sebagaimana laporan BPS Kota Palu menyebutkan, selain kenaikan indeks harga kelompok transportasi jadi andil infalsi di Kota Palu, empat kelompok lainnya juga jadi penyumbang inflasi selama Oktober 2020. Yaitu, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,80 persen; kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,42 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,12 persen; serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,10 persen. “Sementara penurunan indeks harga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,22 persen,” kata Kepala BPS Kota Palu, G. A Nasser, Senin (2/11/2020).
Adapun kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kelompok kesehatan; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran tidak mengalami perubahan indeks harga pada bulan Oktober 2020.
Beberapa komoditas yang memiliki andil terhadap inflasi Bulan Oktober 2020 lanjutnya, adalah tarif angkutan udara sebesar 0,25 persen, ikan selar/tude sebesar 0,13 persen, daging ayam ras 0,04 persen, rokok putih 0,04 persen, ikan mujair 0,02 persen. Selanjutnya, cabai rawit 0,02 persen, jagung manis 0,02 persen, ikan layang/benggol 0,02 persen, ikan bandeng/bolu 0,01 persen. “Jeruk nipis juga memiliki andil terhadap inflasi sebesar 0,01 persen di bulan Oktober,” ujarnya.
Sementara itu, beberapa komoditas yang memiliki andil terhadap deflasi Oktober 2020 adalah, ikan cakalang/sisik sebesar 0,13 persen, bayam 0,03 persen, telur ayam ras 0,02 persen, ikan ekor kuning 0,02 persen, cumi-cumi 0,02 persen. (fit)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital