Sabtu, 24 Oktober 2026
Palu  

Petugas KP Todak 01 Temukan Nelayan Gunakan Pukat Cang

Kepala Bidang PSDKP DKP Sulteng, Agus Sudaryanto, bersama awak KP Todak 01 dalam perjalanannya dari Bitung menuju Pelabuhan Dedek Tolitoli, menemukan nelayan menggunakan pukat Cang. Foto: istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Petugas di Kapal Patroli (KP Todak 01) yang berlayar dari Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, menuju Pelabuhan Dedek Tolitoli, menemukan beberapa pelanggaran penangkapan ikan di perairan perbatasan Kabupaten Buol-Tolitoli.
Pelanggaran dimaksud adalah kegiatan operasi penangkapan ikan yang menggunakan alat tangkap dan alat bantu yang dilarang, yakni penggunaan pukat Cang dan compressor di perairan.
“Pukat cang adalah sejenis alat tangkap ikan yang dioperasikan di hamparan terumbu karang yang berpotensi merusak terumbu karang,” kata Kepala Bidang PSDKP DKP Sulteng, Agus Sudaryanto dihubungi di Palu, Kamis (12/11/2020).

Agus Sudaryanto bersama awak KP Todak 01 dalam perjalanannya dari Bitung menuju Pelabuhan Dedek Tolitoli, menemukan nelayan menggunakan pukat Cang. Foto: istimewa


Terhadap para pelaku kata Agus, sudah dilakukan penindakan dan mengamankan alat bantu yang dilarang tersebut.
Sedangkan para pelakunya yang terdiri dari 17 orang dengan 4 perahu, diberikan edukasi dan pembinaan karena mereka masyarakat desa wilayah Sulteng, serta nelayan tradisional yang hanya mencari ikan untuk kebutuhan hidupnya.
“Kami panggil kepala desanya serta rakyatnya tersebut dan diberikan arahan serta peringatan untuk tidak lagi menggunakan alat bantu yang dilarang tersebut,” kata Agus.
Namun ketika ditanya mengenai nama desa serta kepala desa yang dipanggil untuk diberi peringatan, Agus tidak bersedia menyebutkan. Ia beralasan ingin menjaga menjaga nama baik masyarakat desa tersebut.
Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah mendapat bantuan hibah kapal pengawas perikanan dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Kepala Bidang PSDKP Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Agus Sudaryanto, mengatakan kapal pengawas perikanan merupakan bantuan dari KKP untuk memperkuat peran daerah dalam mengawasi sumber daya kelautan dan perikanan di Provinsi Sulawesi Tengah. “KP Todak-01 bersama tim dari pangkalan di Bitung saat singgah berlabuh di Pelabuhan Dede Tolitoli dalam rangka silaturahmi dan memperkenalkan KP Todak 01 kepada jajaran Polairud beserta TNI AL Tolitoli,” kata Agus Sudaryanto dihubungi, Rabu (11/11/2020).
Agus menjelaskan kapal yang berlabuh dari Bitung menuju Buol, dan selanjutnya diserahkan di Pelabuhan Dede Tolitoli, Selasa (10/11/2020), kemudian akan sandar di Kabupaten Donggala, Rabu (11/11/2020).
Kapal Pengawas Perikanan yang diserahkan tersebut adalah Kapal Pengawas Perikanan Todak-01 yang dibangun pada tahun 2003 dan merupakan kapal berbahan fiber dengan Length Over All (LOA) sepanjang 18 meter dan daya jelajah mencapai 15 knot.
Tidak hanya itu, kapan tersebut nantinya juga akan melakukan pemantauan untuk memberantas penangkapan ikan secara illegal. Mengingat KP Todak-01 sebelumnya menjadi bagian dari armada pengawasan dengan menjaga perairan Laut Sulawesi, Teluk Tomini, Selat Makassar, perairan Sulawesi Tenggara serta perairan Kalimantan Utara. (bid/aplu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam