Jumat, 18 September 2026
Opini  

Membela Pohon, Kami Kalah

NUR sangadji
Nur Sang Adji. Foto: Dok

Oleh   Muhd Nur Sangadji

Ketika berderet pepohonan dirobohkan di kampus ku, Saya turut berkeberatan keras. Tapi, kami kalah. Keberatan karena tidak mudah kami yang menanamnya. Hampir tidak ada di dunia ini, mahasiswa pergi ke kampus dengan membawa cerigen berisi air. Kecuali mahasiswa Tadulako. Tujuannya untuk menyiram tanaman. Kala itu, tahun 1984 an. Di kiri kanan, yang ada cuma dominasi tumbuhan kaktus (opuntia monacantha).

Itu, karena negeri ini gersang, berkategori terkering dan terpanas di Indonesia, selain Kupang NTT. Lebih berbahaya, karena topografinya berbentuk lembah. Bayangkan, habitat manusia di sebuah lembah dengan curah hujan rendah dan dengan sinar matahari atau temperatur tinggi. Ditambah akumulasi karbon monoksida dari kenderaan bermotor yang terus berduplikasi jumlahnya. Kita sedang hidup di bejana beracun. Sayang kepekaan tidak hadir.

Kali yang lain, saya menemukan sekelompok pekerja menggali satu pohon untuk ditumbangkan. Pohonnya cukup besar dan berbunga indah kemerahan. Tidak banyak pohon jenis ini ada di Palu. Boleh dikategorikan langka.

Orang yang menyuruh tebang adalah pemilik rumah. Saya datangi pemiliknya dan bertanya. Tanah  tempat pohon ini tumbuh, milik siapa ? Apakah beliau yang menanam pohon ini ? Kedua pertanyaan itu, dijawab “tidak”. Maka, saya minta dihentikan. Syukurlah mereka patuhi. Tapi, beberapa minggu kemudian, pohon itu kering dan mati. Dugaan saya, dasuntik atau disiram herbisida.

***

Pagi itu, tanggal 10 Oktober 2020, Saya menemukan di Jalan Kartini Palu. Berderet pohon penghijauan yang ditanam dengan susah payah puluhan tahun lalu. Habis dalam hitungan jam. Ada yang bilang untuk drainase. Ada pula dengan alasan  pelebaran jalan. Juga, untuk penerangan.

Dapat kabar, masih ada ruas Jalan lain yang jadi korban berikutnya.Sebelumnya, banyak pohon rindang dan kokoh lainnya sudah ditumbangkan oleh aksi ini. Jalan Setia Budi dan Jalan Tamrin sebagai contoh. Juga, di samping Universitas Tadulako.

Kita biarkan orang menebang pohon seenak maunya. Padahal, kita punya Perda untuk mencegahnya. Lantas, sekarang, yang melanggar adalah yang membuat Perda itu sendiri. Ironik.

***

Saya dikritik, justru oleh banyak birokrat muda Kota Palu. Maklum, secara psikologis, pasti terkungkung. Tapi, menarik. Sebab, mereka malah menggugat peran ahli lingkungan di Palu. Lantaran, tidak bertindak menyelamatkan pohon  yang dikorbankan  untuk alasan yang tidak urgent.

Saya jawab kepada mereka, sudah saya telpon kepala PU Kota Palu. Saya minta sisakan deretan pohon angsana yang berderet indah di depan kantor Samsat dan PLN. Juga pohon mahoni. Kalau Pohon Johar dan Trembesi sudah terlanjur ditumbangkan. Intinya, bisa tebang pilih. Beliau jawab, akan segera di-check lapangan. Faktanya, tetap dihabiskan.

Saat ini, penyesalan ku membuat saya tidak mampu lewat di Jalan Kartini itu.

Terus, apa yang harus dilakukan. Sekarang dan berikut. Untuk menghentikan perbuatan serampangan begini, atas nama pembangunan ..?

Saya merenung. Betapa, kota yang luluh lantah dalam perspective ekologis ini. Penyelenggaranya tidak pernah sadar. Meskipun sudah dikirim bencana berderet deret..? …!

***

Saya kirim mahasiswa pengambil mata kuliah kajian lingkungan hidup ke Jalan Kartini. Semua laporan surveinya menyesali tindakan vandalisme ekologi ini. Di kota yang panas ini, ada hampir 300 pohon besar hasil reboisasi puluhan tahun silam. Lenyap, hanya untuk alasan pelebaran jalan.

Sekarang, kita tinggal menunggu. Bila nanti, di atas lahan bekas tebangan itu hanya dibangun trotoar. Maka, patut diduga telah terjadi pembohongan publik. Artinya, penebangan pohon bukan untuk pelebaran jalan, tapi untuk pembuatan trotoar. Hal yang bisa dilakukan tanpa tebang pohon.

Sesungguhnya lebar jalan itu sudah mentok. Berbagi “space” atau “overlap” antara pohon, trotoar dan parit. Karena itu, diksi pelebaran jalan itu, baru benar bila pagar kantor dan rumah di sepanjang jalan itu dimundurkan. Tapi, apapun argumentnya, kita tidak mungkin lagi  bisa mengembalikan  pohon yang hilang itu seperti sedia kala. Dan,  itu berarti kita telah kalah. Walahau Alam bi syawab. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam