Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Selain Covid-19, Pernikahan Dini di Sulteng Juga Mengkhawatirkan

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dalam launching program Patujua dan pengukuhan Perkadis Bangga Kencana, Kamis 19 November 2020 di gedung Pogombo kompleks kantor Gubernur Sulteng. Foto: Humas Pemprov Sulteng.

PALU EKSPRES, PALU– Angka perkawinan anak yang cukup tinggi di Sulteng jadi salah satu pekerjaan rumah serius pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur H. Longki Djanggola dan wakilnya Rusli Dg. Palabbi, selain upaya mengatasi pandemi Covid-19 yang masih merebak.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengatakan, terobosan BKKBN Perwakilan Sulteng dalam menekan angka pernikahan dini melalui program integrasi Patujua adalah langkah tepat.

Dia berharap program itu dapat menemui sasaran dalam mempercepat penurunan kasus-kasus perkawinan di bawah umur.

Selain itu BKKBN Sukteng juga membentuk wadah Perkumpulan Kepala Dinas Pengelola Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan KB (Perkadis Bangga Kencana) se Sulteng yang juga diharapkan dapat membantu sosialisasi Patujua di kabupaten/kota.

“Saya harap sasaran itu betul-betul bisa dicapai dan teman-teman Perkadis inilah ujung tombak di lapangan,”kata gubernur dalam Pengukuhan Perkadis Bangga Kencana dan Launching Program Integrasi Patujua, Kamis 19 November 2020 di gedung Pogombo.

Berdasarkan SK pengukuhan, susunan Perkadis terdiri dari ketua yang dijabat oleh Kadis Pengendalian Penduduk dan KB (P2KB) Kabupaten Poso, wakil ketua diisi oleh Kadis P2KB Bangkep, Sekretaris Kadis P2KB Parigi Moutong, bendahara Kadis P2KB Sigi dan bidang-bidang lainnya yang diisi para kadis P2KB kabupaten/kota se Sulteng.

Lebih lanjut diutarakan gubernur bahwa sebenarnya upaya-upaya memutus mata rantai perkawinan anak sudah dilakukan berbagai instansi pemerintah dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat, akan tetapi belum efektif karena semuanya masih berjalan sendiri-sendiri.

Karena itu Ia kembali menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, orangtua dan generasi muda dalam mengentaskan permasalahan yang ada.

“Agar tujuan kita untuk menurunkan angka perkawinan anak ini bisa cepat terealisasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Dra. Maria Ernawati, MM mengungkapkan bahwa BKKBN dan OPD teknis sama-sama berinisiatif bagaimana mempercepat penurunan angka perkawinan anak di Sulteng yang telah menembus angka di atas 50 % dan lalu tercetuslah Patujua sebagai solusinya.

“Lewat suatu program integrasi dengan menggunakan kearifan lokal yaitu Patujua yang artinya untuk tujuan bersama,” tutur Kepala Perwakilan menceritakan inisiasi Patujua.

Nantinya program Patujua akan dipayungi dengan Peraturan Gubernur yang akan segera disahkan.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengucapkan selamat atas pengukuhan Perkadis Bangga Kencana dengan harapan bisa dijadikan wadah komunikasi antar kadis P2KB dan BKKBN untuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan Bangga Kencana di Sulteng. (humas/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital