Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Tragedi Lemban Tongoa Sigi, Tokoh Lintas Agama Bertemu Kapolda Sulteng

Tokoh lintas agama di Sulawesi Tengah bertandang ke Polda Sulawesi Tengah untuk bertemu Kapolda Sulteng Irjen Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, SH, Senin (30/22/2020). Foto: Humas Polda Sulteng

PALU EKSPRES, PALU– Peristiwa tindakan kekerasan secara sadis terhadap empat warga Desa Lemban Tongoa Kabupaten Sigi mendapatkan perhatian lapisan masyarakat, bahkan viral dan menempati posisi puncak dengan tranding #prayforlembantongoa pada Minggu (29/11/2020).
Tindakan keji dan tanpa perikemanusiaan tersebut telah dilakukan oleh Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora terhadap empat warga transmigrasi di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, pada Jumat (27/11/2020).
Tidak hanya membunuh korbannya, para pelaku juga membakar rumah dan mengambil barang berupa beras milik korban.
Menyikapi peristiwa di Lemban Tongoa tersebut, tokoh lintas agama di Sulawesi Tengah bertandang ke Polda Sulawesi Tengah untuk bertemu Kapolda Sulteng Irjen Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, SH, Senin (30/22/2020).
Tokoh lintas agama dipimpin Ketua FKUB Sulteng Professor H. Zaenal Abidin, P.hd diterima Kapolda Sulteng di ruang kerjanya, selain untuk bersilaturahmi dan memberikan dukungan upaya yang telah diambil oleh Polda Sulteng, tokoh lintas agama juga menyerahkan pernyataan sikap bersama Persatuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injil Indonesia (PGLII), Forum Umat Kristen (FUKRI) Sulteng dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sulteng.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto,SIK yang turut mendampingi Kapolda Sulteng, melalui siaran resmi yang diterima, Senin (30/11/2020), mengatakan tokoh lintas Agama Sulteng hari ini bertemu Kapolda Sulteng.
Selain karena turut prihatin atas “tragedi lemban tongoa Sigi”, kata Didik, tokoh lintas agama sekaligus membacakan dan menyerahkan pernyataan sikap bersama tertanggal 30 November 2020 yang mereka tanda tangani kepada Kapolda Sulteng.
Didik juga menjelaskan ada lima point pernyataan sikap bersama PGLII, FUKRI dan FKUB Sulteng atas “Tragedi Lemban Tongoa Sigi” yaitu,
Pertama, Mengharapkan kepada pemerintah dan Institusi terkait dalam hal ini, Gubernur Sulawesi Tengah, Kapolda Sulawesi Tengah dan Danrem 132 Tadulako untuk bisa segera menuntaskan kasus ini sampai tuntas secara transparansi, menangkap dan menindak tegas para pelaku sesuai dengan amanah UUD 1945 serta memberikan empati yang bisa meringankan beban keluarga korban.

Kedua, meminta kepada Pemerintah agar dapat memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Sulawesi Tengah dalam hal beragama dan menjalankan kegiatan keagamaan masing-masing sesuai Pasal 29 UUD 1945, terlebih khususnya bagi umat Nasrani yang sebentar lagi akan mengadakan perayaan Natal pada bulan Desember ini.
Ketiga, bahwa peristiwa di dusun Lewonu desa Lemban Tongoa Kec. Palolo Kab. Sigi bukan bagian dari ajaran Agama manapun dan tidak ada satu ajaran agama manapun yang membolehkan melakukan “Tindakan kekerasan atau menghilangkan nyawa seseorang”, tetapi boleh jadi kesalahpahaman oknum dalam memahami ajaran agamanya.
Keempat, Kami PGLII, FUKRI, GPID, GKST, BK, GPDI dan KFUB Sulawesi Tengah tetap mengedepankan dan mengembankan “persatuan dan kesatuan serta persaudaraan sesama anak banga Indonesia” lebih khusus di Sulawesi Tengah, dan mengimbau kepada semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh peristiwa yang bisa menimbulkan peristiwa baru yang tidak kita inginkan bersama. (**/bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital