Sabtu, 24 Oktober 2026
Palu  

Ganti Rugi Lahan Jembatan Lalove Palu Diduga Perbuatan Melawan Hukum

Jembatan 5 Lalove Palu. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu menduga telah terjadi perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian keuangan negara dalam proses ganti rugi pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan V (Lalove) Palu tahun 2018.

Untuk dugaan itu, penyidik Kejari Palu, kini bahkan telah menaikkan dugaan perkara ini dari penyelidikan ke proses penyidikan.

Kasi Intel Kejari Palu, Greafik, mengungkapkan, pihaknya menduga ada perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang.

Adapun aspek penyidikan yang dilakukan adalah, pertama penetapan harga ganti rugi tanah permeter. Kemudian dugaan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang terkait pelepasan hak sebuah rumah di Jalan Anoa 2.

“Diduga terjadi kerugian negara karena terjadi kesalahan bayar. Saat kami sedang melakukan pendalaman dengan meminta keterangan pada pihak tertentu,” ungkap Greafik, Jumat (4/12/2020).

Untuk pendalaman, pihaknya mengumpulkan alat bukti berupa keterangan saksi yang diduga mengetahui pasti asal muasal, ruang lingkup pembebasan lahan itu.

“Kami telah mendistribusikan surat panggilan kepada para pihak yang diantaranya mantan kepala dinas Pkerjaan Umum (PU) tahun 2017 dan mantan Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan (DPRP) Palu tahun 2018,” kata Greafik.

Dari sisi teknis pihaknya ingin mengetahui apakah kegiatan itu masuk perencanaan. Karena dalam konteks pengadaan tanah untuk kepentingan umum, maka instansi perlu membuka dokumen perencanaan itu.

Apakah dalam dokumen perencanaan itu terdapat kegiatan pelepasan aset sekaligus melakukan pelebaran jalan 2 meter. Termasuk juga pembelian rumah dan tanah.

“Kadis DPRP Palu terdahulu dipanggil karena diduga banyak tau dengan latar belakang, ruang lingkup serta tujuan pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Dalam penyidikan ini, pihaknya membagi dua kegiatan dengan muara berbeda. Dinas PU menganggaran untuk pembangunan jembatan dan kegiatan pelebaran, sementara pembayaran ganti rugi melekat di DPRP Palu.

“Tentu kita ingin tahu apakah dalam rangka kegiatan itu miliki perencanaan yang sama atau berbeda.Setiap perkembangan akan terus kita update terkait penyidikan ini,”katanya.

Sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan, baru sebatas terperiksa yang jumlahnya 13 orang.

Dalam konteks pengumpulan alat bukti, penyidik paparnya juga sudah melakukan koordinasi dengan auditor negara untuk menyatukan persepsi apakah peristiwa ini dari sisi pidana merugikan keuangan negara atau tidak.

“Menentukan kerugian negara ini tentu bukan kewenangan penyidik.Yang kami kumpulkan adalah alat berupa keterangan saksi atau dokumen surat dan keterangan ahli,”sebutnya.

Jika nanti ada kesimpulan sebagai peristiwa pidana yang merugikan keuangan negara, maka pihak yang menyebabkan timbulnya kerugian negara dan yang menikmati kerugian negara itu akan diminta pertanggungjawaban secara pidana sebagai tersangka

“Namun kita belum sampai kesana dan masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa ini,”ujarnya lagi.

Perkara ini menurutnya berangkat dari laporan masyarakat yang dilaporkan kepada pimpinan lalu diperintahkan ke jajaran penyidik untuk pendalaman dan penelaan.

” Hasil pendalaman inilah kemudian kami simpulkan telah terjadi peristiwa melawan hukum yang diduga kuat menimbulkan kerugian keuangan negara. Setiap laporan masyarakat harus kita respon,”tegasnya.

Iapun menjelaskan, bahwa dalam penetapan nilai ganti rugi, ada tim aprasial yang terlibat. Namun dalam hal ini, tim aprasial belum menjadi pihak yang dipersalahkan.

Pendalaman penyidik masih dalam tahap penggalian informasi terkait tiga hal. Yaitu apakah tim aprasial keliru menghitung ganti rugi, objek yang dilakukan juga keliru, dan metode yang dilakukan apakah juga keliru.

“Muara dari pada penelitiaan ini apakah nilai penetapan itu sah atau tidak, benar atau tidak. Pada saat bisa disimpulkan bahwa ternyata nilai penetapan ganti rugi itu keliru, berarti harus temukan yang benar yang mana,”paparnya.

Dan jika dari selisih yang seharusnya terdapat potensi kerugian negara, maka pihaknya akan meminta pendapat ahli, apakah itu kerugian negara atau bukan.

“Dalam konteks ini kami tidak bisa menyimpulkan apakah itu ada kerugian negara atau tidak.Selisih apabila terjadi kerugian negara itu dapat dimintakan pendapat ke auditor,”urainya

Menyangkut pekerjaan jembatan sendiri, menurutnya masuk dalam konteks pemeriksaan fisik bangunan. Namun penyidik belum mengarah kesana.

Sementara terkait gugatan perdata warga di Pengadilan Negeri atas penetapan harga ganti rugi lahan, kata Greafik ini tidak memiliki keterkaitan.

“Putusan pengadilan akan dilaksanakan para pihak. Materi penyidikan tidak mengarah kesana,”terangnya.

Selanjutnya Greafik menyebut adapun para pihak yang akan dimintai keterangan dibagi menjadi beberapa cluster. Pertama berkaitan dengan teknis kegiatan. Yaitu teknis fisik pembangunan jembatan dan teknis fisik pelebaran jalan.

Kemudian warga pemilik lahan di Jalan Anoa. Lalu pihak terkait ruang lingkup, metode dan tata cara penetapan harga ganti rugi.

Berikutnya adalah keterangan terkait dengan kebijakan politik anggaran yang digunakan dalam konteks pelaksanaan kegiatan.

“Disitu ada pengguna anggaran, bendahara pengeluaran kemudian ke SKPD terkait surat permintaan pembayaran. Kita menyebutnya adminstrasi politik anggaran,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam