Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Makripudin: Hindari Pergaulan Bebas dan Awasi Remaja Bermedsos

Kapus Diklat BKKBN RI, Lalu Makripudin, Kepala Perwr BKKBN Sulteng, Maria Ernawati dalam sosialisasi bersama mitra Komisi IX DPR RI, Selasa 8 Desember 2020di lorong bakso Kelurahan Besusu Barat Kota Palu. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU- Salahsatu upaya untuk menghadapi banyaknya tantangan yang dihadapi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) dalam melaksanakan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) adalah memperkuat kemitraan.

Demikian Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Maria Ernawati dalam sosialisasi Advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (AKIE) Program Bangga Kencana bersama mitra Komisi IX DPR RI, Selasa 8 Desember 2020 di rumah dataku Kampung KB Lorong Bakso Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur.

“BKKBN tak bisa jalan sendiri. Tentu perlu dukungan kemitraan. Salah satunya adalah dari DPR” Kata Maria Ernawati membuka kegiatan tersebut.

Anggota Komisi IX DPR-RI, H Anwar Hafid yang diwakili Tenaga Ahli Komisi, Mohammad Taufan dalam kesempatan itu mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan pola hidup bersih. Serta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

”Pak Anwar Hafid berpesan agar kita harus mulai beradaptasi dengan tatanan dan kebiasan baru dengan melakukan hal positif dan perilaku 3M agar tetap produktif,”harapnya.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapus Diklat) BKKBN Sulteng, Lalu Makripudin yang hadir dalam kegiatan itu mengajak pasangan usia subur (PUS) di Kota Palu untuk melakukan perencanaan dalam kehidupan berkeluarga.

Yaitu mulai dari merencanakan pernikahan dan tetap ber-KB menggunakan alat dan obat kontrasepsi

Iapun menekankan untuk menghindari pergaulan bebas dan mengontrol aktivitas anak dalam penggunaan teknologi informasi

“Hindari menikah karena bencana, tekankan pada remaja untuk menghindari pergaulan bebas, jika menggunakan hp (smartphone) awasi mereka,”kata Makripudin, mengimbau.

Selanjutnya ia juga menyarankan usia ideal menikah 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki atas pertimbangan dari sisi kesehatan dan psikologi.

“Semakin muda anak menikah semakin besar kemungkinan untuk bercerai. Segala sesuatunya harus direncanakan,”tegasnya

Turut hadir dalam kegiatan ini Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diana Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Palu, Katrin A. Ponomban,
Kepala Bidang pengendalian penduduk, penyuluhan dan penggerakan DP2KB Kota Palu, I Komang GD Woliantara S. Serta Ketua RT lorong bakso, Untung bersama pengelola Pokja Kampung KB. (**/mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital