Minggu, 30 Agustus 2026

Ekonomi Sulteng Tumbuh 4,86 Persen, Kontribusi Terbesar Industri Pengolahan dan Tambang

Kepala BPS Sulteng Dumangar Utauruk. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– BPS Sulteng melaporkan ekonomi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 2020 tumbuh 4,86 persen, melambat dibandingkan tahun 2019 yang tumbuh sebesar 8,83 persen.
Kepala BPS Sulteng Dumangar Hutauruk menjelaskan pertumbuhan terjadi pada 9 dari 17 lapangan usaha. Lima lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 23,68 persen; Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,36 persen; Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 9,80 persen; Informasi dan Komunikasi sebesar 8,56 persen; serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 6,11 persen.
“Sedangkan 8 lapangan usaha mengalami kontraksi. Tiga lapangan usaha yang mengalami kontraksi terbesar yaitu lapangan usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 33,12 persen; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 11,05 persen; serta Konstruksi sebesar 8,47 persen,” kata Dumangar.
Bila dilihat dari sumber pertumbuhannya kata Dumangar, ekonomi Sulteng tahun 2020 dengan pertumbuhan sebesar 4,86 persen (c-to-c) tersebut, paling besar disumbang oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 5,46 persen. Diikuti lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,62 persen, lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 0,30 persen, serta Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 0,17 persen.
Menurutnya, struktur perekonomian Sulteng berdasarkan lapangan usaha tahun 2020, masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu: Industri Pengolahan (27,61 persen); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (21,76 persen); Pertambangan dan Penggalian (13,40 persen); serta Konstruksi (10,14 persen).
Sementara perekonomian Sulteng triwulan IV tahun 2020 jika dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2019 (y-on-y), menurut Dumangar, tumbuh sebesar 4,45 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan produksi pada 6 lapangan usaha. Industri Pengolahan merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu 25,25 persen, diikuti lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 12,32 persen, serta pada lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 11,58 persen.
Pada triwulan IV tahun 2020 jika dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2019 (y-on-y), sebagian besar lapangan usaha mengalami kontraksi. Hal ini menunjukkan pandemi Covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret masih berdampak terhadap perekonomian hingga triwulan IV tahun 2020.
Menurut sumber pertumbuhannya lanjutnya, ekonomi Sulteng triwulan IV tahun 2020 jika dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2019 (y-on-y) yang tumbuh sebesar 4,45 persen tersebut, paling besar disumbang oleh lapangan usaha Industri Pengolahan yang memiliki sumber pertumbuhan tertinggi 5,96 persen, Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,79 persen, diikuti lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 0,21 persen serta Informasi dan Komunikasi sebesar 0,20 persen.
Adapun struktur perekonomian Sulteng menurut lapangan usaha triwulan IV tahun 2020 masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu, Industri Pengolahan sebesar 28,31 persen; Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 20,86 persen; Pertambangan dan Penggalian 16,53 persen; serta Konstruksi 9,40 persen.
Sedangkan ekonomi Sulteng Triwulan IV tahun 2020 bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) mengalami pertumbuhan sebesar 4,12 persen. Dari tujuh belas lapangan usaha, hanya tiga lapangan usaha mengalami kontraksi, yakni lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 0,48 persen; Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 0,16 persen; dan Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,11 persen. Sedangkan lapangan usaha lainnya tumbuh positif. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Konstruksi sebesar 19,89 persen, diikuti peningkatan pada lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 7,05 persen, serta lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 7,05 persen.
Jika dilihat dari sumber pertumbuhannya, ekonomi Sulteng triwulan IV tahun 2020 (q-to-q) yang tumbuh sebesar 4,12 persen, tertinggi disumbang oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 1,67 persen; Konstruksi sebesar 0,69 persen, diikuti lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 0,26 persen dan lapangan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 0,15 persen. (bid/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam