Sabtu, 8 Agustus 2026

Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, 1 Juta Penduduk Terdampak

Batu-batu besar memblokir jalan di kota Soma, perfektur Fukushima, Jepang akibat gempa dahsyat yang melanda kawasan tersebut, Minggu (14/2). Foto: Kyodo News/AP

PALU EKSPRES – Gempa besar mengguncang wilayah Jepang timur Sabtu malam (13/2) kemarin. Pusat gempa berada di lepas pantai perfektur Fukushima, dekat tempat tiga reaktor nuklir kota tersebut meleleh setelah gempa dan tsunami pada 10 tahun lalu.
Gempa bumi menyebabkan hampir 1 juta rumah tangga kehilangan listrik di seluruh wilayah Fukushima.
Dilansir dari New York Times, Minggu (14/2), gempa juga memaksa penutupan jalan dan penangguhan layanan kereta. Sementara penduduk yang kebingungan bersiap menghadapi gempa susulan, tanah longsor. Layanan meteorologi Jepang melaporkan gempa berkekuatan 7,3, naik dari penilaian awal 7,1, tetapi mengatakan tidak ada bahaya tsunami.
Gempa ini terjadi kurang dari sebulan sebelum peringatan 10 tahun gempa bumi Jepang Timur Besar dan bencana nuklir Fukushima yang gempa mengguncang daerah yang membentang sejauh utara Hokkaido ke wilayah Chugoku di Jepang barat. Wilayah Tokyo yang lebih besar merasakan gempa selama sekitar 30 detik mulai pukul 11:08 malam, tetapi guncangan paling kuat dirasakan di Fukushima dan Miyagi.
Gempa kuat tersebut merupakan pengingat yang mengerikan dari gempa bumi dan tsunami berkekuatan 8,9 skala Richter yang melanda Jepang pada tahun 2011, menewaskan lebih dari 16 ribu orang. Setelah bencana nuklir berikutnya di Fukushima, 164 ribu orang melarikan diri atau dievakuasi dari sekitar pabrik.
Jepang juga bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas, ditunda satu tahun dari 2020. Olimpiade dijadwalkan dibuka pada 23 Juli. Pihak berwenang, mengawasi pembangkit nuklir dengan cermat. Sejauh ini tak terjadi kebocoran nuklir.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan pusat gempa berada sekitar 60 kilometer – atau sekitar 37 mil – di lepas pantai Fukushima dan kedalaman sekitar 34 mil. Di darat, magnitudo terkuat yang dirasakan adalah 6-plus.

30 Meninggal

Kyodo News melaporkan bahwa 30 orang terluka di wilayah Fukushima dan Miyagi, keduanya di pantai timur Jepang.
Jepang telah mengalami sejarah gempa bumi yang menghancurkan seperti dalam laman Japan Times.
Sekitar belasan gempa bumi dahsyat telah melanda Jepang dalam dekade terakhir, beberapa di antaranya memicu tsunami dan tanah longsor yang telah mengguncang beberapa bagian negara dan menghancurkan banyak bangunan.
Pada 2016, lebih dari 40 orang tewas setelah dua gempa bumi mengguncang pulau selatan Kyushu. Yang terbesar dari keduanya tercatat berkekuatan 7,0, mendekati intensitas gempa yang dirasakan pada hari Sabtu, dan beberapa meninggal dalam kebakaran dan tanah longsor di wilayah pegunungan.
Pada 2018, puluhan orang tewas dan jutaan orang kehilangan aliran listrik di rumah mereka setelah gempa dahsyat di pulau utara Hokkaido memicu tanah longsor. Gempa pada musim panas itu datang hanya beberapa hari setelah topan terbesar yang tercatat. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital