Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Akhiri Jabatan jadi Wawali Kota Palu, Pasha Ungu Luncurkan Dua Single Baru

Pasha Ungu. Foto: Abdul Rahman/JawaPos.com

PALU EKSPRES, JAKARTA– Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal Pasha Ungu akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Wakil Wali kota Palu. Di akhir jabatannya itu, dia merilis singel bersama dua grup vokal lokal Kota Palu. Selain bersama Fladica, kini Pashaa jug menggandeng sejumlah penyanyi yang tergabung dalam The Eight.
Singel andalan The Eight, tetap cinta dan single ketiga Fladica berjudul Takut Kehilangan, jadi kado perpisahan Pasha sebagai Wawali Kota Palu.
Kedua single video clip di launching, Jumat (12/2/2021) yang didukung oleh 168 House, sebagai tempat acara launching. Kedua grup band yang berjumlah delapan orang musisi Kota Palu dan Sulawesi Tengah, tidak lain untuk mendukung anak daerah bisa bersaing dalam industry music kancah nasional.
Apalagi diketahui bahwa Pasha telah berakhir masa jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Palu dan akan kembali ke dunia music di Jakarta.
“Tentunya saya sangat menunggu teman-teman bisa seperti saya dan ada di Jakarta, kalau berbicara soal dunia music tentunya bagaimana bisa para musisi bisa bersaing dengan daerah lainnya, kalau menurut saya di dua musisi ini baik Fladica dan the eight sama-sama telah berkompeten, hanya saja harus tetap semangat lagi,” ungkapnya.
Ia juga sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang sudah mendukung merilis single Fladica dan the eight, seperti dari pihak 168 House, dan juga para penggagas video clip. “Saya akan bawa dua pemain music seperti gitaris ke Jakarta, tidak menutup kemungkinan yang lain juga akan ikut ke sana,” kata Pasha.
Pasha bahkan menyampaikan akan membuat album religi nantinya, dan berharap agar the eigth dan Fladica juga bisa terus mengembangkan dunia music, dan tidak selesai sampai di sini saja, tidak harus lagi mengacu kepada seorang Pasha.
“Saya akan terus komunikasi dengan mereka ( the eight dan fladica) dan tentunya tanpa saya pun mereka sudah sangat luar biasa vokalnya,” tutup Pasha.
Setelah melakukan pemotongan tumpeng sebagai symbol telah resmi di release single lagu pertama Pasha the eight dan ketiga Pasha end Fladica, potongan tumbeng pertama diberikan kepada Owner 168 house, Asrul Natsir.
“Kegiatan ini dibatasi dan juga menggunakan protokol kesehatan,” kata Arya Tandju selaku panitia kegiatan.
Menutup kegiatan tersebut, salah satu personel The Eight, Hesli Pokai, menjelaskan terbentuknya The Eight yang berjumlah delapan orang, bermula saat dirinya menghubungi Pasha, dan meminta agar bisa juga membawakan lagu ciptaan Pasha di single pertama bersama musisi Palu. Hal itu mendapatkan dukungan penuh dari Pasha, dan akhirnya terbentuk The Eight pada tanggal 08 Agustus 2020.
“Jadi saat ada terbentuknya Fladica maka kami juga berinisiatif bisa merilis lagu bersama Pasha,” katanya. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital