Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Gubernur Sulteng : Jangan Lagi Ada Pasangan Kepala Daerah yang Tendang Meja

Gubernur Sulteng Longki Djanggola menyampaikan arahannya pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten dan kota di Sulteng hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2021 digelar di Yodjokodi Convention Center (YCC), Jumat (26/2/2021). Foto: Tangkapan Youtube

PALU EKSPRES, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola menekankan kepada pasangan kepala daerah yang baru saja dilantik, untuk selalu menjaga kekompakan. Harmonisasi kedua pemimpin,  bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota, adalah hal yang perlu diperhatikan selama memimpin suatu daerah.

“Saya kembali peringatkaan kepala daerah jangan lagi ada yang berantam. Itu tidak layak dipertontonkan kepada rakyat,” kata Longki Djanggola dalam kata sambutannya pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten dan kota di Sulteng hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2021 digelar di Yodjokodi Convention Center (YCC), Jumat (26/2/2021).

Lima kepala daerah yang dilantik adalah Wali Kota Palu dan Wakil Wali Kota Palu, Handianto Rasyid-Reny Lamadjido. Bupati dan Wakil Bupati Poso, Verna Ingkiriwang – Yasin Mangun.

Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli, Amran H Yahya – M Besar Bantilan. Bupati dan Wakil Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa – Ablit H Ilyas. Serta Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Irwan Lapata – Samuel Yansen Pongi.

Kepala daerah tambahnya harus bijaksana dan saling menghargai, serta saling mengisi.

“Jangan ada yang bahkan saling tendang meja. Beberapa kasus ini pernah terjadi. Saya tidak perlu sebut daerah apa.  Jadi saya mohon karena saya juga yang akan memediasi,” ujarnya.

“Kedepan tolong harmonisasi  kedua pemimpin harus dijaga,” tambahnya.

Longki mencontohkan riwayat perjalanannya selama menjabat bupati di Parigi Moutong.  Hingga menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng bersama Sudarto (Alm) yang tidak pernah terjadi konflik.

“Kalau ada sesuatu komunikasikan secara baik-baik. Bukan malah lantas tendang meja dan tendang pintu. Ini permintaan saya selaku kakak yang akan berakhir masa jabatannya,” demikian Longki. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital