Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Kapolda Sulteng Sebut Operasi Madago Raya Bukan Semata Mengejar Teroris

IrjenPol Abdul Rakhman Baso. Foto: Hamdi Anwar/PE


PALU EKSPRES, PALU – Kapolda Sulteng IrjenPol Abdul Rakhman Baso menyatakan pelaksanaan operasi Madago Raya sebenarnya bukan hanya semata bertujuan untuk mengejar para pelaku teror ini. Akan tetapi juga sebagai langkah untuk bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada aparat dan pemerintah. Sehingga nantinya masyarakat lagi tidak mensupport kelompok tersebut.

“Sebagian masyarakat sudah banyak menginformasikan ke kita. Membantu aparat keamanan. Karena mereka juga ingin selesai masalah ini. Kepingin aman, nyaman dan berinteraksi dengan kegiatan sehari-hari , berkebun dan sebagainya. Itu juga bagian daripada upaya kita,” jelas Kapolda, Sabtu (27/2/2021). Ia pun mengungkap saat ini kekuatan kelompok DPO pimpinan Ali Kalora kian melemah, terutama dari aspek logistik bahan makanan. Sebab selama ini mereka hanya mengandalkan logistik hasil meminta kepada masyarakat.

“Ya, kalau gak dikasih dan sebagainya mereka meneror masyarakat. Tapi dari aspek kekuatan, saat ini kelompok tersebut tinggal beranggotakan 11 orang,” katanya. Dari sisi kekuatan persenjataan, Kapolda menyebut kelompok inipun juga kian lemah.

“Data intelejen kita persenjataan mereka hanya tiga. Satu senjata laras panjang dan dua senjata laras pendek. Itu sementara yang kita data. Kita juga berusaha supaya ini jangan bertambah,” paparnya.

Ia berharap semua instansi terkait dapat melaksanakan peran bagaimana untuk mengeleminir agar kelompok ini tidak bertambah. “Mengajak para tokoh ulama untuk berfikir moderat. Jangan berideologi yang berafiliasi dengan ISIS. Ini kita imbau kepada orang-orang tua dan guru-guru kita, tokoh-tokoh agama bagaimana meneruskan kepada umat yang positiflah. Jangan membangun kebencian dengan pendekatan sisi agama diantara kita ini,” harap Kapolda.

Sebelumnya Kapolda membeberkan telah terjadi kontak senjata antara kepolisian dengan kelompok sipil bersenjata di Kabupaten Poso beberapa waktu lalu. “Di desa Kampung Muara kalau tidak salah.Sekitar Salubanga, Salubese. Ini masih dilakukan pengejaran,”ungkapnya.

Dari peristiwa itu, pihaknya kata Kapolda mendapat informasi bahwa data-data dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga ada dua Daftar Pencarian Orang (DPO) yang tertembak. “Terluka dan masih dilakukan pengejaran. Mudah-mudahan tidak terlalu lama kita bisa menangkap. Dengan penegakan hukum yang terukur, kemudian bisa kita proses hukum, ya kita melaksanakan dengan sebaik-baiknya,”sebut Kapolda.

Saat ini pihaknya memperkirakan jumlah DPO tertinggal 11 orang. Ia memastikan tidak ada penambahan anggota DPO tersebut. “Kalau sekarang ini 11 orang. Tidak bertambah karena memang upaya kita bagaimana agar tidak bertambah. Simpatisan dan lainnya bisa kita kurangi dalam kegiatan deradikalisasi, kita lakukan dalam operasi madago raya,” pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital