Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Satgas Pengawasan LPG Subsidi Palu Tindaki 11 Pengecer di Atas HET

Tim Satgas pengawasan tabung LPG Kg saat melakukan penindakan. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Hingga Minggu 22 Maret 2021, Satuan Tugas (Satgas) pengawasan tabung LPG subsidi 3 Kg Kota Palu telah menindak sebanyak 11 orang pengecer yang terbukti menjual tabung melon tersebut di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Asisten II Bidang Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Palu, Denny Taufan menjelaskan, 11 pengecer ini rata-rata pemilik kios di sejumlah kelurahan yang kedapatan dalam penindakan yang digelar sebanyak empat kali.

“Seluruhnya tidak memiliki izin pangkalan dan melalukan penjualan di atas HET,” kata Deny Taufan, Minggu (21/3/2021).

Denny Taufan. Foto: Istimewa

Sejauh ini jelas Deny, Satgas telah melakukan empat penindakan. Masing-masing pada 3 Maret 2021 di Kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan.

Di Kelurahan ini Satgas menindak dua kios pengecer di Jalan Dewi Sartika. Yakni kios Arif dan kios di samping SPBU Dewi Sartika.

Kemudian penindakan pada Rabu 10 Maret 2021 di Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan. Di kelurahan ini satgas mendapati empat pemilik kios tanpa izin pangkalan.

Masing-masing kios penjual ayam di Jalan Tanjung Dako nomor 55. Kedapatan menjual satu tabung LPG Melon.

Lalu pengecer di kios penjual beras jalan Tanjung Pangimpuan yang terbukti menjual 29 tabung melon. Kemudian kios campuran di Jalan Tanjung Manimbaya yang terbukti menjual sebanyak empat tabung di atas HET.

Dan pemilik kios campuran di Jalan Tanjung Manimbaya yang menjual sebanyak dua tabung di atas HET.

Selanjutnya penindakan pada Senin 15 Maret 2021 di Kelurahan Duyu Kecamatan Palu Barat. Dari kelurahan ini Satgas menindak sebanyak tiga pemilik kios. Yakni kios campuran di Jalan Sungai Manonda, menjual sebanyak tiga LPG 3kg. Lalu pemilik outlet bright gas di Jalan Sungai Manonda. Di kios ini Satgas menemukan pemilik menjual sebanyak 21 LPG yang masih terisi di atas HET.

Kemudian sebuah kios Hj Sinar di Jalan Sungai Manonda yang menjual LPG 3kg diatas HET sebanyak delapan tabung.

Penindakan terakhir dilakukan pada 19 Maret 2021 masing-masing di Kelurahan Donggala Kodi Kecamatan Palu Barat. Satgas menindak pemilik kios Syahira di Jalan Palola yang menjual sebanyak tujuh LPG Melon.

Lalu pemilik kios campuran di Jalan Labu yang terbukti menjual sebanyak tiga LPG Melon. Selanjutnya pemilik kios di Jalan Labu Kelurahan Balaroa. Menjual tabung sebanyak tiga buah.

Kemudian sebuah kios milik seorang PNS di Jalan Labu yang menjual sebanyak tiga LPG 3kg. Dan sebuah kios di Jalan Srikaya Kelurahan Kamonji Kecamatan Barat. Kios ini terbukti menjual sebanyak tiga LPG melon diatas HET.

Denny mengatakan, terhadap pengecer tanpa izin tersebut, pihak Satgas telah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan pihak kepolisian yang tergabung dalam Satgas.

“Dari 11 pengecer tanpa izin pangkalan itu, lima orang sudah dilakukan pemeriksaan. Enam lainnya belum menghadiri pemeriksaan Satgas,”demikian Denny Taufan. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital