Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

CFD di Tengah Pandemi, DPRD Palu Protes

Ikhsan Kalbi. Foto: Hamdi/PE

PALU EKSPRES, PALU– Gelaran hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) yang digagas Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Minggu (28/3/2021) di Jalan M Yamin Palu disoroti DPRD setempat.

Ketua DPRD Palu, Ihksan Kalbi berpendapat, kegiatan yang memgumpulkan massa dalam jumlah banyak di tengah Pandemi sebaiknya tidak dilakukan. Karena dikuatirkan hal itu bisa menciptakan kluster baru penyebaran Covid-19.

“Virusnya ini bagaimana, cluster barunya ini yang kita jaga. Kita saja di DPRD tidak bisa Reses, tidak bisa kumpul ramai-ramai,” tegas Ikhsan Kalbi, Jumat (26/3/2021) pekan lalu.

Farden Saino. Foto: Hamdi/PE

Apalagi, CFD menjadi hal baru setelah sekian lama pandemi Covid-19 berlangsung. Kehadiran masyarakat dipastikan antusias mengikuti kegiatan itu.

Terlebih saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Palu sudah mulai menunjukkan penurunan dari hari ke hari.

“Akan ada pengumpulan massa banyak karena ini hal baru. Sekarang Palu sudah mulai bagus kasusnya,” ujar Ikhsan.

Sementara pemberian vaksin Covid-19 sendiri lanjut dia, tidak bisa dijadikan patokan wabah ini tidak menular kepada orang lain.

“Vaksin tidak menjamin. Karena kita tidak tau dalam kerumunan itu ada atau tidak orang yang positif Covid-19,” paparnya.

Menurutnya, meskipun panitia memastikan kegiatan itu dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes), tapi hal itu tidak menjamin penularan bisa dihindari. Karena akan terjadi kerumunan.

“Iya Prokes, tapi kalau orang-orang berkumpul. Apalagi ada edaran Gubernur Sulteng yang mengatur setiap perkumpulan paling banyak 50 orang. Kita kan patokan edaran gubernur,” katanya.

Namun Ikhsan menyebut, jika hal itu baik menurut wali kota, maka manfaat dan mudharat baru bisa diketahui belakangan hari.

“Ya terserah wali kota. Biarlah dulu berjalan. Nanti masyarakat yang menilai. Karena wali kota juga tidak pernah konsultasi dengan kami di dewan,”ujarnya lagi.

Sebenarnya tambah Ikhsan, program demikian sangat baik dilaksanakan. Akan tetapi, waktu pelaksanaannya yang dianggap belum tepat. Ini sikap DPRD mengawal wali kota,”tandasnya.

Anggota DPRD Palu, Ahmad Al Idrus juga sependapat CFD belum dilakukan di tengah pandemi masih berlangsung.

“Ya buktinya tatap muka sekolah saja dibatalkan wali kota. Ini tidak konsisten jika CFD yang justru dilaksanakan,”tegasnya.

Hal senada disampaikan Farden Saino. Kepada wartawan, Farden mengaku sebenarnya sangat mendukung kegiatan CFD dilaksanakan di Jalur Dua Muh. Yamin.

Namun sebaiknya kegiatan itu belum dilakukan sekarang. Saat pandemi masih terjadi dan masih menjadi ancaman.

Farden menyarankan, sebaiknya pula yang dilakukan adalah menunggu proses vaksinasi berjalan hingga 90 persen.

“Karena kita saja di DPRD Palu ini baru hari ini (Jumat red) divaksin pertama. Bagaimana dengan masyarakat?,” tanya Farden.

Selain itu, Farden juga berharap, wali kota sebaiknya melakukan penataan dulu di sepanjang Jalan M Yamin. Sehingga ketika CFD dilaksanakan, selain sudah terlihat rapi. Masyarakat yang ingin berjualan di tempat itu bisa teratur. Karena salahsatu tujuan CFD adalah menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Dirapikan dan dibersihkan dulu. Karena saat ini masih terlihat kotor,”jelasnya.

Farden pun menyarankan, agar saat pelaksanaan CFD pemerintah harus benar-benar mengatur dengan baik arus lalu lintas. Sehingga tidak menggangu akses menuju bandara.

“Saya mendukung CFD. Tapi sebaiknya ditunda saja dulu. Agar tidak kontradiktif juga dengan edaran Gubernur,” demikian Farden. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital