Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

DPRD Palu Desak Pemkot Kembalikan Nama Jalan Nokilalaki II dan Anoa

Ahmad Al Idrus. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Anggota DPRD Palu, Ahmad Al Idrus memprotes penggantian nama jalan Anoa 1 menjadi Jalan Lalove dan Jalan Nokilalaki II menjadi Jalan Borobudur.

Untuk jalan Lalove, dia berpendapat sebaiknya Lalove cukup hanya nama jembatan saja. Tidak perlu sekaligus mengganti nama jalan.

“Jembatannya saja tetap Lalove, kalau jalan, ya janganlah,” kata Niko, sapaan akrabnya, Jumat (26/3/2021).

Sementara untuk jalan Nokilalaki II yang kini telah berganti plang menjadi Borobudur, Niko menyebut ini sudah sangat keterlaluan.

“Kalau Borobudur inikan talanjur sudah. Dia kasi keluar plang Nokilalaki, dia kasi keluar Borobudur. Pertanyaannya dari mana itu,” tanya Niko.

Menurut dia, penggantian nama jalan harus dilakukan sesuai usulan warga setempat. Sebagaimana Peraturan Daerah (Perda) terkait yang mengatur hal itu.

Ditanya mengenai dasar untuk penolakan dirinya atas bergantinya nama jalan tersebut, Niko menjawab hal ini bisa memicu warga di tempat lain yang akan seenaknya melakukan penggantian plang nama jalan.

“Jadi bukan soal nama jalan. Masalahnya, besok-besok kalau ada lagi yang mau, bisa saja semena-mena melakukan itu.
Bagaimana kalau kebetulan kantor PDIP di Jalan Nokilalaki. Atau saya ganti jalan Megawati? Boleh ndak. Kan begitu pertimbangannya,”sebut Ketua DPC PDIP Palu ini.

Karena itu, Niko meminta dan berharap, Pemerintah Kota Palu bisa segera mengembalikan nama-nama jalan tersebut seperti sedia kala.

“Kembalikan. Dan saya yakin itu tidak prosedural,”tegasnya.

Ketua DPRD Palu Iksan Kalbi sepakat dengan hal ini. Ikhsan bahkan menilai penggantian nama jalan akan menyulitkan warga dalam hal administrasi kependudukan mereka.

“Warga di situ kalau sudah terlanjur pakai alamat sesuai nama jalan sebelumnya, pasti akan kerepotan. Masa mereka mau ganti-ganti alamat dalam KTP,” kata Ikhsan.

Ikhsan berharap, hal ini harus menjadi perhatian pemerintah. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital