Sabtu, 29 Agustus 2026
Palu  

Dandim Sayangkan Penundaan Pembangunan Huntap Talise

Dandim 1306 Donggala-Palu Kolonel INF Heri Bambang Wahyudi dalam rapat Pansus Rehab-Rekon DPRD Palu, Kamis (1/4/2021). Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Dandim 1306 Donggala-Palu Kolonel INF Heri Bambang Wahyudi menyayangkan keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menghentikan sementara proses pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Menurutnya, penghentian itu berdampak pada sejumlah hal dan makin memperpanjang waktu proses relokasi penyintas dari Hunian Sementara (Huntara).

“Karena nanti butuh waktu untuk penentuan lahan lagi. Kemudian perlu dilean clearing lagi. Makin panjang nanti waktu. Itu yang kami harap percepatan adalah seperti itu,” kata Dandim dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Rehabilitasi-Rekonstruksi (Rehab-Rekon) DPRD Palu, Kamis (1/4/2021).

Ia menilai, penundaan tersebut dikawatirkan juga memunculkan permasalahan yang baru.

“Semakin ditunda semakin lama. Apabila penundaan terlalu lama, maka bisa seperti yang terjadi di Donggala. Berlama-lama sehingga masyarakat ingin mengubah lagi yang tadinya seperti yang terlihat kemarin di Loli. Menuntut dari Huntap menjadi stimulan,”katanya

Sementara proses perubahan peruntukan bantuan bagi korban bencana sendiri sudah ditentukan pemerintah pusat.

“Itukan tidak seperti membalikkan telapak tangan. Sementara perubahan dari Huntap ke stimulan adalah tanggung jawab dari pusat. Daerah tidak punya kewenangan itu karena berkaitan dengan anggaran.
Makanya percepatan itu harus segera terealisasi,”ujarnya.

Dia kemudian menyebut, permasalahan penyediaan lahan Huntap masih menjadi permasalahan mendasar dalam masa Rehab-Rekon di Kota Palu.

“Kemudian tanah di Petobo. Sampai saat ini tidak jelas bagaimana pembangunan Huntapnya. Karena lahannya tidak ada. Mau dibeli harga tinggi ada permainan harga disana. Hal ini juga berkaitan dengan kemampuan daerah dalam finansial dalam penggantian tanah tersebut.
Ini mesti sama dirumuskan percepatan ini,”katanya.

Secara umum Heri menggambarkan masalah percepatan penanganan dampak bencana di Kota Palu adalah penentuan lahan kemudian validasi. Termasuk data yang berhak atas Hjntai maupun stimulan masih bergerak naik turun.

“Dari mulai awal, dua tahun terakhir masih naik turun sampai sekarang tidak ada kevalidan.
Perlu sama-sama gerakan cepat. Rapat sering dilakukan pada saat validasi. Tapi begitu saat action, kami menilai masih lambat,”jelasnya.

Termasuk pula kata Dandim masalah pertanahan-pertanahan dan penetapan lokasi (Penlok)

“Dua tahun kalau menurut kami yang diributkan lokasi pembangunan, mundur kita pak. Kalau bagi kami, dua tahun itu harusnya sudah pembangunan. Kalau masih mikirkan dimana lokasi pembangunan, sudah mau jalan tiga tahun itupun masih berseteru dengan masyarakat,”tandasnya.

Karena itu Dandim dalam kesempatan tersebut berharap pemerintah dan pihak terkait harus bisa bertindak tegas terhadap ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan terkait peruntukan bantuan stimulan maupun Huntap.

“Saran kami setela ada lokasi. Jangan ada lagi janji atau diberikan pilihan kepada masyarakat tentang pilihan Huntap Risha, Huntap Mandiri ini mau pilih mana. Striek pak. Dalam arti kata kalau sudah aturannya A, rusak ringan dapat A, dapet B dapat ini. Yang zona merah mana, rusak berat mana. Strike, kamu harus ngambil ini, titik. Tidak ada koma lagi. Kalau pakai koma lagi, banyak tuntutan. Kita memikirkan banyak masyarakat,”tegasnya.

Heri menyebut, jumlah masyarakat yang menjadi korban dan saat ini masih berada di Huntara, jumlahnya lebih banyak dari masyarakat yang mengklaim pemilik lahan.

“Mari berfikir, banyak masyarakat yang menempati itu atau banyak yang dikorban. Terutama masalah Penlok. Banyak yang di Huntara itu yang harus kita masukkan ke dalam Huntap. Atau cuma masyarakat yang mengaku-ngaku tanah itu kalau masalah Penlok. Lebih dosa mana kita membiarkan ribuan masyarakat yang tinggal di Huntara daripada itu,”,tegasnya lagi.

Permasalahan-permasalahan tersebut paparnya harus bisa menggugah hati semua pihak.

“Kami mau menggugah kita semua yang ada disini. Termasuk masyarakat diluar, mari kita berfikir seperti itu. Karena kalau saya lihat lebih banyak masyarakat yang membutuhkan Huntap daripada yang mengaku-ngaku punya tanah. Mengaku tapi tidak punya alas haknya,”tutur Dandim.

Iapun berharap, BPBD Kota Palu bisa bekerja sesuai petunjuk yang telah ditentukan dalam hal menempatkan sesuatu sesuai dengan peruntukannya. Serta dukungan dewan untuk sama-sama bekerja menyelesaikan permasalahan ini.

“Kita tidak bisa pikir sektor satu. Mungkin kita bisa mengabulkan permintaan masyarakat di desa A misalnya. Jika diterima usulan itu, pasti wilayah lain akan menuntut hal yang sama. Inj bisa menjadi kesenjangan sosial yang baru,”pungkasnya.

Sebelumnya diketahui terjadi kesepakatan antara forum Talise bersaudara yang dikoordinir Bei Arifin dan Wali Kota Palu untuk menghentikan sementara pembangunan Huntap di Kelurahan Talise. Sambil menunggu hasil koordinasi wali kota kepada pemerintah pusat. (mdi/palu ekspres)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global