Jumat, 18 September 2026
Palu  

Pertambangan Loli-Watusampu Sebabkan Kerugian Daerah Rp336 Triliun Lebih

Pembahasan bersama Pansus Ranperda RTRW DPRD Palu, Kamis 22 April 2021. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Kegiatan pertambangan di Kelurahan Loli dan Watusampu Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) telah menyebabkan kerugian bagi daerah sebesar Rp336 Triliun lebih. Parahnya lagi, kawasan pertambangan tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Palu.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan (DPRP) Palu, M Rizal dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RTRW 2021-2041.

Menurutnya kerugian itu berdasarkan hasil audit tata ruang yang dilalukan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kerugian itu antara lain kerugian ekologi sebesar Rp 714,9 miliar lebih. Kemudian kerugian ekonomi sebesar Rp335,3 triliun lebih dan kerugian biaya pemulihan lingkungan hidup sebesar Rp14,8 miliar lebih.

Menurutnya, dalam Perda RTRW tahun 2010 menegaskan bahwa kawasan pegunungan di Kelurahan Loli dan Watusampu dan adalah kawasan lindung.

“Sudah dinyatakan bahwa kawasan itu adalah kawasan yang melanggar Perda RTRW kita sendiri. Karena disitu adalah kawasan lindung, mengapa ada kegiatan pertambangan,” kata Rizal.

Sementara jika ada rencana untuk mengubah kawasan tersebut menjadi tidak terlarang dari kegiatan pertambangan, maka hal itu bisa terindikasi dengan Peraturan Pemerintah (PP) 21 tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang terkait upaya pemutihan.

“Secara nyata kegiatan pertambangan sudah terjadi. Sehingga langkah yang dilakukan adalah melegalkan dulu lokasinya jika kita mau mengakomodir kawasan pertambangan dalam RTRW. Yaitu menurunkan statusnya dari lindung menjadi tidak lindung,” jelasnya.

Setelah itu, baru bisa berproses untuk memberi kemudahan perizinan agar tidak lagi terjadi pelanggaran.

Pihaknya kata Rizal sudah pernah mencoba mendeliniasi seluruh kawasan IUP. Kemudian diturunkan status dari rawan bencana dari hutan lindung, lalu menjadi perkebunan yang notabene adalah budidaya.

“Kalau dia sudah jadi budidaya maka langkah selanjutnya sudah bisa dilakukan kegiatan pertambangan,” paparnya.

Akan tetapi hal itu juga tidak bisa serta merta dilakukan. Karena menurutnya, dalam poin 2 PP 21 dinyatakan bahwa tidak boleh melakukan perubahan pola ruang sebelum dilakukan sanksi kepada kegiatan yang dianggap melanggar

“Jadi sebelum ada sanksi yang dikenakan, tidak boleh kita merubah status pola ruang. Nah, itulah yang menjadi kekawatiran kami, bahwa jika ini diubah, maka kita akan masuk dalam pasal tersebut. Maka akan banyak yang akan secara langsung mempertanggung jawabkan hal ini,” terang Rizal.

Untuk diketahui, pembahasan Ranperda ini berlangsung cukup alot. Ini sekaitan kawasan pertambangan yang telah terjadi di Kelurahan Loli dan Watusampu belum terakomodir dalam draft Ranperda RTRW yang baru disusun kembali.

Kawasan pertambangan dalam RTRW juga bersesuaian dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Yang juga tidak memasukkan Kelurahan Loli dan Watusampu karena tidak ada dalam RTRW. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam