Sabtu, 8 Agustus 2026

Soal Freeport, Jokowi Masih Melunak

JAKARTA, PE – Pemerintah masih bersikap lunak terhadap PT Freeport Indonesia (PT FI).

Persoalan yang tengah membelit pemerintah dan PT FI diharapkan bisa diselesaikan melalui jalur perundingan. Padahal, PT FI sudah mengancam akan mengajukan gugatan ke arbitrase internasional.

’’Kita ingin dicarikan solusi yang win-win. Karena ini urusan bisnis,’’ ujar Presiden Joko Widodo setelah meluncurkan kartu keluarga sejahtera (KKS) di Cibubur, Rabu (23/2).

Karena itu, dia menunjuk menteri untuk membicarakan solusi terbaik bersama Freeport. Dia memilih menunggu hasil pembicaraan dengan Freeport.

’’Tapi, kalau memang sulit diajak musyawarah, sulit diajak berunding, saya akan bersikap,’’ ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Presiden Jusuf Kalla lebih memprioritaskan jalur perundingan untuk menyelesaikan masalah perubahan kontrak karya (KK) menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK) PT FI.

Dia tak berharap persoalan tersebut sampai dibawa ke arbitrase.

”Itu (arbitrase) adalah hal yang biasa bisa terjadi. Tapi, kita mengutamakan perundingan,” ujar JK seusai kembali dari World Ocean Summit 2017 di Nusa Dua, Bali.

Dia pun sudah berbicara dengan Jokowi dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

”Kemudian tadi bicara dengan Pak Luhut (Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan,) agar ini diatur perundingan yang baik, lah,” imbuh dia.

Opsi arbitrase itu memang mengemuka saat CEO Freeport-McMoran Richard C. Adkerson datang ke Indonesia.

Dia mengancam dalam waktu 120 hari harus ada kepastian investasi. Khususnya soal perhitungan pajak dan divestasi saham perusahaan minimal 51 persen.

Selain itu, perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut menginginkan kepastian operasi kontrak karya mereka yang habis 2021 bisa diperpanjang hingga 2041.

(JPNN/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital