Jumat, 28 Agustus 2026
Opini  

MIT Berulah di Depan Hidung Satgas Madago Raya!

Edmon Leonardo Siahaan. Foto: Istimewa

Oleh Edmond Leonardo Siahaan, SH., MH (Advokat/Mantan Koordinator KontraS Sulawesi)

SAYA benar-benar merasa sedih melihat warga Kalimago ini terus-terusan menjadi korban. Perlu teman-teman Jurnalis tahu bahwa Kalimago ini merupakan perkampungan baru, menjadi perkampungan karena dihuni oleh pengungsi dari Poso Kota dan Poso Pesisir pada tahun 2003 dulu yang dihuni mayoritas Suku Toraja dan Bada. Mereka terus menerus menjadi korban kekerasan saat ini. Bahkan dibunuh dengan cara yang sangat keji oleh kelompok Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Kelompok Teroris MIT Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), ternyata membunuh 4 orang warga di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng),  Selasa (11/5) pagi. Keempat orang tersebut merupakan petani di desa setempat. Korban bukan hanya 2 orang, di mana 2 ditemukan di TKP dan 2 lagi ditemukan dalam proses penyisiran di mana salah satunya ditemukan dengan kepala terpisah.

Saya mengutuk keras aksi-aksi terorisme MIT yang belakangan ini selalu terjadi di Lembah Napu, setelah sebelumnya terjadi di Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat, 27 November 2020 lalu.

Seharusnya korban-korban aksi terorisme dari MIT ini bisa diminimalisir setelah dideklarasikannya Satgas Tinombala yang berubah nama menjadi Satgas Madago Raya. Saya berharap Satgas Madago Raya ini lebih baik dibanding Satgas Tinombala secara kualitas operasinya, seperti arti kata Madago yang artinya: baik hati. Ternyata saya terlalu berharap banyak, karena kembali 4 orang warga sipil kembali menjadi korban jiwa.

Pertanyaan saya: Pertama, jarak dari Desa Kalimago ke perkebunan hanya kurang lebih 3 Kilometer. Dimana dibelakang perkebunan warga ini adalah wilayah gunung biru yang menjadi wilayah operasi kelompok Teroris MIT yang juga tembus ke Tambarana dan Kalora. Pertanyaannya adalah: kenapa tidak pernah dibangun Posko Pengamanan di Desa Kalimago ini sejak dulu sampai saat ini menjadi Satgas Madago Raya? Perlu diketahui bahwa di Desa Kalimago ini juga sudah ada obyek Wisata Air Panas yang ramai dikunjungi warga Lembah Napu dan sekitarnya. Tapi tidak pernah dipikirkan untuk membangun pos pengamanan di Desa Kalimago. Hal lainnya adalah jarak dari Desa Kalimago ke Tamadue hanya kurang lebih 6 sampai 7 Kilometer yang dipenuhi perumahan warga sehingga juga rentan juga untuk diserang kelompok Teroris MIT. Karena Desa Tamadue berada tepat di Lembah Gunung Biru.

Kedua, meningkatnya aksi terorisme MIT di Lembah Napu dalam beberapa tahun belakangan ini, seharusnya pos-pos pengamanan yang ada tetap dipertahankan, seperti yang ada di perempatan Watutau di daerah padang. Harusnya pos tersebut dipertahankan, bila perlu dibangun baru, bukan dibongkar yang mengakibatkan tidak ada pos pengamanan yang dekat dengan pemukiman atau kebun warga.

Ketiga, kenapa Pos Satgas yang dulu ada di Desa Sangginora dan Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan dalam keadaan kosong tanggal 7 sampai 9 Mei 2020? Saya mendapatkan informasi dari keluarga saya yang datang ke acara duka ke Napu dari Poso. Bukankah ini jalur transportasi yang harus mendapat pengamanan ketat. Karena seperti kita ketahui dulu, Pimpinan MIT, Ali Kalora ikut menghadang rombongan pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Poso di jalan Trans Sulawesi antara daerah Hae dan Sangginora, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Sabtu, 8 Agustus 2020.

Oleh karena itu, saya mendesak:

Pertama, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melakukan dengar pendapat atau hearing dengan Satgas Madago Raya, bila perlu mengevaluasi model pengamanannya dan penempatan aparat atau pos pengamanan. Karena sampai saat ini korban jiwa terus berjatuhan dengan cara dibunuh secara keji, dipenggal, dibakar dan berbagai bentuk kekejian lainnya.

Kedua, harus dibangun pos pengamanan di Desa Kalimago dan beberapa desa lainnya di Lembah Napu, karena belakangan ini serangan kelompok Teroris MIT ditujukan ke Lembah Napu dan sekitarnya, terutama yang dekat dengan Gunung Biru seperti Desa Kalimago dan Tamadue. ***

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global