Minggu, 9 Agustus 2026

Pemerintah Janji Intervensi Infrastruktur KEK Palu

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia di KEK Palu, Rabu 19 Mei 2021. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menyebut pemerintah pusat akan memfasilitasi pembangunan sejumlah infrastruktur dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.

Menurutnya, hal itu sudah dikomunikasikan langsung kepada Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia dalam kunjungan kerjanya di Palu, Rabu (19/5/2021).

“Sepakat kita mau fasilitasi. Pemerintah pusat akan membantu intervensi khususnya infrastruktur dalam kawasan KEK Palu,” kata Longki.

Menurutnya, pengembangan infrastruktur KEK Palu sangat diharapkan sebagai upaya memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

“Saya sudah minta tadi sama pak Menteri. Kalau bisa betul-betul ada kenang-kenangan khusus buat infrastruktur yang ada di KEK Palu,” jelasnya.

Adapun intervensi pemerintah pusat ke KEK Palu ujar Gubernur antara lain adalah pembangunan jalan, penyediaan air bersih, kelistrikan serta infrastruktur pelabuhan.

“Menteri juga sangat setuju dengan rencana pembuatan jalan tembus ke Toboli untuk JETI. Jalan ini menjadi usulan Pemerintah Provinsi Sulteng. Termasuk fasilitas air bersih dan kelistrikan serta penataan pelabuhan,” demikian Longki.

Sebelumnya Menteri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia dalam sambutannya saat mengunjungi KEK Palu mengatakan, tujuan kedatangan ke KEK Palu adalah penugasan langsung Presiden RI.

Menurutnya, Pemerintah Indonesia saat ini menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 5 persen. Untuk mendukung hal itu, maka kata Menteri Bahlil, yang perlu didorong adalah sektor investasi.

Maka dalam konteks investasi itulah kemudian pemerintah perlu mendorong kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Dengan cara penetrasi investasi dan membangun infrastruktur KEK.

Menteri menyebut mendapat tugas dari Presiden RI untuk mengunjungi 15 KEK yang ada di Indonesia.

“Untuk memastikan bergerak tidaknya investasi di KEK. Mengecek langsung masalah investasi di daerah. Agar dapat mengetahui formulasi yang tepat sehingga tenant-tenant bisa masuk berinvestasi di KEK,”demikian Bahlil. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital