Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

DPRD Palu Akan Rutin Evaluasi Perda RTRW

M Syarif. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu akan segera membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Jadwal pembahasannya akan diatur melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang rencananya digelar Kamis (20/5/2021).

Sebelumnya DPRD Palu telah menyelesaikan pembahasan Raperda tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) tahun 2021-2041.

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda RTRW, M Syarif menjelaskan, dalam pembahasan Ranperda RTRW sempat terjadi kekeliruan yang memicu perdebatan. Ini sekaitan pengiriman Perda RDTR yang lama ke pihak Kementerian ATR/BPN.

Padahal kata dia, seharusnya RDTR yang menjabarkan isi Perda RTRW sejatinya baru akan disusun kemudian setelah Ranperda RTRW disahkan.

“Sebelumnya dalam pembahasan RTRW memang telah diawali dengan pengiriman RDTR ke Kementerian ATR BPN. Ini tidak salah, hanya mungkin memang karena kekeliruan,”jelasnya.

Syarif mengatakan, untuk Ranperda RTRW 2021-2041 sendiri saat ini masih sedang dalam fasilitasi Gubernur Sulteng. Menurutnya, muatan Ranperda yang telah dibahas ditingkat Pansus DPRD Palu tersebut kemungkinan tidak akan banyak berubah.

“Sebab Pemerintah Provinsi juga tengah membahas revisi Ranperda RTRW Sulteng, jadi mungkin tinggal menyesuaikan,”katanya.

Dia menambahkan, bahwa yang menjadi perdebatan panjang dalam pembahasan Ranperda RTRW ini adalah terkait frasa pertambangan. Serta kasifnya waktu yang diberikan untuk membahas Ranperda tersebut.

“Ada kegiatan pertambangan secara nyata terjadi di Kota Palu. Tapi itu belum masuk dalam draft Ranperda. Makanya ini yang dimasukkan dengan sejumlah persyaratan ketat,”paparnya.

Kedepan lanjut politisi Gerindra ini, Ranperda RTRW tersebut akan dievaluasi setiap tahun. Untuk memastikan seluruh kegiatan yang diatur dalam Perda berjalan sesuai ketentuan. Termasuk kegiatan pertambangan.

“Yang lalu tidak pernah ada evaluasi. Maka kedepan akan ada evaluasi
terkait dengan seluruh perizinan yang diatur dalam Perda RTRW,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital