Rabu, 16 September 2026

Transaksi Keuangan di Sulteng Tembus Rp1,15 Triliun Selama Idul Fitri 1442 Hijriah

Abdul Majid Ikram. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat terjadi peningkatan transaksi keuangan selama hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah tahun 2021. Baik dari sisi pembayaran tunai maupun non tunai

Dari sisi pembayaran tunai, peningkatan transaksi keuangan di Perbankan Sulteng mencapai 32,08 persen pada periode April hingga Mei tahun 2021 dibanding Idul fitri 1441 Hijriyah tahun 2020, year on year (yoy).

Realisasi kebutuhan rupiah Perbankan pada idul fitri 1442 H tahun ini mencapai Rp1,15 Triliun. Ini searah dengan proyeksi peningkatan kebutuhan rupiah dengan kecenderungan yang lebih tinggi.

Kepala BI Perwakilan Sulteng, Abdul Majid Ikram menjelaksan, peningkatan kebutuhan rupiah di Perbankan ini mencerminkan peningkatan kebutuhan rupiah di masyarakat untuk melakukan transaksi.

Menurutnya peningkatan transaksi juga terjadi dari sisi pembayaran non tunai. Yang mengalami peningkatan pada transaksi ritel selama April 2021.

Hal ini sebagaimana yang ditunjukan pada peningkatan nominal transaksi SKNBI April 2021 sebesar 13,9 persen (yoy) dibanding dengan bulan April 2020.

“Peningkatan transaksi yang terjadi pada masyarakat menunjukan kembali meningkatnya geliat ekonomi yang menjadi salah satu indikator peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Abdul Majid Ikram, Jumat (21/5/2021).

Adapun realisasi peredaran uang pada periode April-Mei 2021 sebagai berikut.

Peredaran Uang Pecahan Besar (UPB) mencapai Rp1,154 Triliun lebih. Sedangkan Uang Pecahan Kecil (UPK) terealisasi sebesar Rp876 Juta. Dengan total realisasi UPB dan UPK sebesar Rp1,155 Triliun lebih.

Sementara untuk realisasi peredaran uang pada periode yang sama tahun 2020 yakni, untuk UPB terealisasi hanya sebesar Rp933,5 Miliar lebih dengan peredaran UPK hanya sebesar Rp26,9 Miliar lebih dengan total antara UPB dan UPK sebesar Rp960,4 Miliar lebih.

Majid menjelaskan,peningkatan transaksi non tunai didorong peningkatan jumlah mechant QRIS di Sulteng. Per 7 Mei 2021 jumlah mechant QRIS di Sulteng mencapai 32.935. Meningkat 10,41 Persen (MtM) atau sebanyak 3.104 merchant dibandingkan dengan awal April 2021.

Secara klasifikasi jenis usaha, total usaha mikro di Sulteng yang sudah menggunakan QRIS mencapai 16.064 merchant atau 48,8persen dari total keseluruhan.

“Secara spasial, perkembangan merchant QRIS terbesar masih didominasi di Kota Palu, yakni sekitar 55,62persen dari total keseluruhan di Sulteng,”terangnya.

Sebagai upaya mendorong transaksi QRIS khususnya di pasar tradisional, pihaknya lanjut Majid telah melaksanakan sayembara belanja menggunakan QRIS dengan tajuk “Kamai Kita Pura Mobalanja Nompake QRIS” atau “Kimon QRIS”.

Sayembara tersebut merupakan bagian dari kampanye penggunaan QRIS di masyarakat yang diinisiasi dalam lingkup internal BI.

Selama satu pekan penyelenggaraan Kimon QRIS telah terjadi transaksi sebesar Rp130juta.

“Kimon QRIS juga sekaligus menjadi test case program syembara belanja menggunakan QRIS yang kedepannya akan diselenggarakan dalam skala Provinsi Sulteng,”demikian Abdul Majid Ikram. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam