Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

BPS Kota Palu Melaksanakan Pendataan PODES 2021

Juni 2023, Inflasi di Palu 0,18%, Kontribusi Terbesar Angkutan Udara
Kepala BPS Kota Palu G. A. Nasser. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– BPS Kota Palu saat ini melaksanakan pelatihan Petugas Pendataan Potensi Desa (PODES) 2021 secara online selama tiga hari efektif.

“Petugas PODES adalah organik BPS sebanyak 11 orang, yang dibimbing langsung oleh instruktur daerah yang saat ini menjabat sebagai koordinator fungsi statistik sosial. Pendataan PODES kali ini menggunakan CAPI (tablet),” kata Kepala BPS Kota Palu G. A. Nasser melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Sabtu (29/5/2021).
Nasser menjelaskan pelaksanaan lapangan Pendataan Potensi Desa (PODES) 2021, dimulai tanggal 2 hingga 30 Juni 2021. Pendataan ini akan menyasar semua Desa/Kelurahan, Kecamatan serta Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Termasuk 46 kelurahan dan 8 kecamatan di Kota Palu.
Salah satu maksud dari pendataan PODES 2021 ini lanjutnya adalah untuk melihat sejauhmana capaian pembangunan yang ada di masing-masing daerah utamanya desa/kelurahan.
PODES 2021 menurutnya merupakan instrumen penting karena data yang dihasilkan akan mampu menggambarkan potret terkini kondisi yang ada di desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota.

Pemanfaatan data PODES 2021 nantinya akan sangat banyak dan beragam. Misalnya, dapat digunakan identifikasi tipologi wilayah seperti perkotaan-perdesaan, penentuan desa tertinggal, rawan bencana, tingkat kesulitan geografis, dan menyedikan data untuk menghitung indikator pembangunam/kemajuan desa kelurahan.
Dalam pendataan ini, narasumber utama dapat dibagi pada tiga kelompok data, yaitu: Pertama, Untuk kuesioner PODES 2021-Desa adalah aparat desa/kelurahan dan narasumber lain yang berwenang dan relevan. Di antaranya, kepala desa/lurah, sekretaris desa/lurah, kaur/kasi. Ke dua, PODES 2021-Kecamatan adalah aparat kecamatan, camat dan narasumber lain yang relevan petugas puskesmas, instansi terkait. Ke tiga, PODES 2021-Kabupaten/Kota adalah sekretaris daerah atau narasumber lain instansi terkait.
“Karena itu, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan oleh BPS dalam rangka mensukseskan kegiatan pendataan PODES tahun 2021,” kata Nasser. (bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital