Sabtu, 8 Agustus 2026

Kok Pemerintah di Era SBY Tak Berkutik Hadapi Freeport?

JAKARTA, PE – Pengamat pertambangan dan energi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmi Radhi menilai PT Freeport Indonesia (PTFI) selama ini memang tidak mau dikontrol oleh pemerintah. Anak usaha Freeport-McMoRan itu bahkan selalu melontarkan ancaman yang sama saat status kontraknya dipersoalkan pemerintah Indonesia.

“Ancaman Freeport selalu begitu, setop produksi, PHK besar-besaran dan menempuh arbitrase,” ujar Fahmi dalam diskusi bertajuk Republik Freeport di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2).

Makanya, kata dia, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pemerintah Indonesia sering tak berkutik menghadapi Freeport. Misalnya, Jero Wacik saat menjadi menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) tetap mengizinkan Freeport mengekspor konsentrat.

Padahal, UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba mengharuskan perusahaan mineral membangun semelter. Parahnya, keringanan untuk PTFI juga berlanjut di era Presiden Joko Widodo.

Saat Sudirman Said menjadi menteri ESDM, pemerintah juga memberi keringanan ke PTFI untuk mengekspor konsentrat. Bahkan, kata Fahmi, menteri ESDM yang akhirnya dicopot itu mengeluarkan surat jaminan perpanjangan kontrak PTFI.

“Di awal-awal Sudirman Said bertindak lebih jauh, beri jaminan perpanjangan. Waktu itu Presiden Jokowi belum mendukung,” tegasnya.

Namun kini, kata Fahmi, pemerintah menunjukkan sikap lebih tegas. Menteri ESDM Ignasius Jonan menunjukkan ketegasan dengan menantang Freeport.

“Sekarang Jonan tegas, silakan ke arbitrase. Pak Jokowi juga akan bersikap, sikat saja di situ,” tegas dia.

Karenanya Fahmi menegaskan, tidak ada salahnya jika rakyat Indonesia mendukung sikap pemerintah yang tegas terhadap Freeport. “Kalau pernah ada Aksi 212 (Aksi Bela Islam, red), kita adakan juga gerakan geruduk Rreeport,” cetusnya.

(fat/jpnn/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital