Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Kakankemenag Kota Palu Tepis Hoax Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji

Kemenag Kota menggelar sosialisasi untuk menepis hoaks mengenai pembatalan keberangkatan jemaah haji, Senin (14/6/2021) di aula Kemenag Kota Palu. Foto: Humas Kemenag

PALU EKSPRES, PALU– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemanag) Kota Palu H. Nasruddin L. Midu bersama Kasi PHU H.M Thalib mensosialisasikan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Haji Tahun 1442 H/ 2021 M.
Sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Kemenag Palu, Senin (14/6/2021) guna meluruskan informasi dan kabar miring (hoax) seputar pembatalan pemberangkatan jemaah haji.
Ia mengungkapkan beberapa hal tentang gambaran umum apa yang menjadi dasar pertimbangan dalam pembatalan pemberangkatan tersebut.
Dalam penjelasannya, Nasruddin menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan jemaah haji menjadi hal yang paling utama. Olehnya Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah telah membahas dan menetapkan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji berdasarkan pertimbangan secara internal dalam negeri dan mempertimbangkan keputusan pemerintah kerajaan Arab Saudi.
Kakankemenag juga membantah isu ketidaksiapan pemerintah yang selama ini beredar di masyarakat.
“Kita harus meyakini tidak mungkin pemerintah dalam hal ini Kemenag mengambil langkah yang merugikan umat,” katanya.
“Apa yang beredar di media sosial itu mayoritas adalah mereka yang tidak sepaham dengan pemerintah. Lewat sosialisasi ini kita luruskan sepaya mereka tahu,” tambahnya.
Sebagai ASN Kemenag lanjutnya, ia mengimbau kepada masyarakat agar informasi tentang haji dan informasi keagamaan lainnya jangan mengambil dari sumber yang tidak jelas terkait berita dan kebijakan yang meresahkan masyarakat.
Lebih lanjut dijelaskannya, dalam KMA Nomor 660 sendiri, ada enam pertimbangan alasan pembatalan tersebut sebagaimana tertuang dalam KMA yang isinya, antara lain;
Pertama, menunaikan ibadah haji wajib bagi umat Islam yang mampu secara ekonomi dan fisik serta terjaminnya kesehatan, keselamatan dan keamanan jemaah.
Ke dua, bahwa kesehatan, keselamatan dan keamanan jemaah haji terancam oleh pandemi Covid -19 beserta varian barunya.
Ketiga, pemerintah bertanggungjawab untuk menjaga dan melindungi WNI baik di dalam maupun di luar negeri.
Ke empat, akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum mengundang Pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani Nota Kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan haji tahun 1442H/2021M.
Ke lima, Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaraan haji tahun 1442 H / 2021 M dan Pemerintah Indonesia membutuhkan waktu persiapan untuk pelayanan jemaah haji.
Ke enam, Komisi VIII DPR RI menghormati keputusan Pemerintah terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji setelah mencermati aspek teknis persiapan dan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.
(Humas Kemenag)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital