Minggu, 9 Agustus 2026

Juni 2021,Palu Urutan Kedua Deflasi Tertinggi Nasional

Kepala BPS Sulteng Dumangar Utauruk. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU- Kota Palu mengalami deflasi sangat tinggi pada bulan Juni 2021, bahkan kedua tertinggi secara nasional, setelah bulan sebelumnya, Mei 2021, Kota Palu mencatat inflasi sebesar 0,68 persen.
BPS Sulteng mencatat, deflasi Kota Palu pada Juni 2021 sebesar 0,86 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Kupang sebesar 0,89 persen dan terendah di Kota Palembang sebesar 0,01 persen.
Kepala BPS Sulteng Dumangar Hutauruk mengatakan, Kota Palu selama Juni 2021 mengalami deflasi sebesar 0,86 persen karena dipengaruhi oleh penurunan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,77 persen. Selanjutnya, kelompok transportasi sebesar 1,01 persen. Kemudian kelompok kesehatan sebesar 0,32 persen.
Sementara kenaikan indeks harga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,28 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,11 persen; serta kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,10 persen.


“Sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, serta kelompok pendidikan pada bulan ini relatif stabil,” kata Dumangar pada press reales BPS Sulteng secara virtual yang dipusatkan di kantor BPS Sulteng, Kamis (1/7/2021).
Dumangar menambahkan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memiliki andil negative tertinggi terhadap deflasi kota Palu kali ini, yakni sebesar 0,74 persen. Disusul kelompok transportasi sebesar 0,13 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen.
Sementara itu, kelompok yang memberikan andil positif terhadap inflasi Juni 2021 adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,02 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,01 persen; serta kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen.
Adapun laju inflasi tahun kalender 2021 Kota Palu pada Bulan Juni 2021 sebesar 0,52 persen dan inflasi year on year (Juni 2021 terhadap Juni 2020) sebesar 1,73 persen.
Adapun komoditas yang memberi andil negative terhadap inflasi Kota Palu adalah, ikan Selar sebesar -0,44 persen, disusul ikan Cakalang -0,19 persen, tarif Angkutan Udara -0,13 persen, ikan Ekor Kuning -0,07, serta pisang -0,05. (bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital