Sabtu, 8 Agustus 2026

Korban Kekerasan Oknum Satpol PP Diperiksa, Enggan Buka Isi Pertanyaan Penyidik

PALUEKSPRES,GOWA – Ivan kembali diperiksa penyidik Sat Reskrim Polres Gowa, terkait kekerasan terhadap dirinya dan istrinya, Riyana yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa, Mardhani yang kini resmi jadi tersangka.

Ivan diperiksa seorang diri pada Jumat malam (16/7/2021) sejak sekitar pukul 20.00 Wita.

Pengacara Ivan, Ari Dumais, mengatakan, pemeriksaan terhadap kliennya itu hanya untuk dimintai keterangan demi kelengkapan berkas bagi penyidik terkait kasus ini.

“Kami hadir dalam melengkapi dokumen pemeriksaan saksi untuk melengkapi berkas (untuk penyidik), dan mungkin akan dilakukan penahanan,” kata Ari.

“Singkat saja ini hanya untuk melengkapi. Jadi tidak terlalu banyak (pertanyaan). Polisi sudah kerja maksimal dan kini kami datang untuk melengkapi,” sambung dia kepada wartawan di Mapolres Gowa.

Namun Ari dan kliennya itu enggan memberikan poin-poin pertanyaan yang dicecar oleh Ivan sebagai korban.

“Poin pertanyaannya kami belum bisa buka. Namun intinya diperiksa untuk mempertegas dan memperjelas kejadian pemukulan ini terjadi,” sambung dia.

Hingga pada pukul 21.00 Wita, Ari dan kliennya itu kembali masuk ke ruang penyidik untuk kembali melanjutkan proses pemeriksaan.

Sebelumnya diberitakan, Mardhani Hamdan resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Gowa. Oknum Satpol PP itu dijerat soal kasus penganiayaan.

“Dari sebelumnya kasus ini dalam tahap penyelidikan, kini dinaikkan ke penyidikan dan menetapkan saudara MH sebagai tersangka,” kata Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin.

Status hukum sebagai tersangka terhadap Mardhani setelah dirinya menganiaya seorang wanita bernama Riyana (35) yang mengaku tengah hamil sembilan bulan.

Tidak hanya Riyana. Tersangka juga telah menganiaya suaminya bernama Ivan (20) saat menggelar giat operasi PPKM di kafe milik pasutri itu di Jalan Poros Gowa-Takalar, Panciro, Kabupaten Gowa, pada 14 Juli 2021 lalu.

Sebelumnya, Ivan mengaku istrinya hamil 9 bulan saat dia dan istrinya dipukul oknum Satpol PP Gowa yang tengah melakukan razia PPKM. Ivan menyebut istrinya sempat mengalami kontraksi dan pingsan.

“Pada saat dipukul, dia kejar Satpol PP, tiba-tiba langsung ada keluar air, cairan,” ujar Ivan, kepada sejumlah wartawan.

Kepala Bidang Komunikasi Kabupaten Gowa, Arifuddin Zaeni, membantah pengakuan Ivan (24), terkait istrinya tengah hamil 9 bulan saat dipukul oknum Satpol PP Gowa yang tengah melakukan razia PPKM. Hal ini dibuktikan dengan penolakan istri Ivan, Amriana, yang tidak mau kehamilannya dites.

“Dia (wanita yang dipukul oknum Satpol PP) tidak hamil. Waktu mau dites USG, dia tidak mau. Ini perempuan tidak hamil,” kata Arifuddin, Kamis (15/7/2021).

Arifuddin juga heran Amriana tidak mau dites USG setelah tes plano tidak menunjukkan adanya gejala kehamilan.

“Hasil tes plano tidak menunjukkan gejala hamil. Ketika mau tes lanjutan USG, yang bersangkutan tidak mau dites USG. Artinya apa?” tandasnya. (fajar/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital