Rabu, 28 Oktober 2026
Palu  

Forum Donggala Utara Temui Gubernur Sulteng

PALU EKSPRES, PALU– Forum Pembentukan Kabupaten Donggala Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, bertemu dengan Gubernur Rusdy Mastura di Palu, Selasa (9/8/2021).

Hadir pada pertemuan di ruang kerja gubernur itu Ketua Forum Pembentukan Donggala Utara (Duta) Adha Nadjemuddin didampingi Sekretaris Forum Duta Yasin Lataka, Ketua Dewan Inisiator Forum Duta Syafrudin Mahyudin dan seorang penasihat Amin Thahir.

Gubernur Rusdy Mastura mengatakan sangat mendukung pembentukan Donggala Utara dalam rangka mempercepat kemajuan daerah, memaksimalkan pelayanan pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau daerah ini akan banyak tenaga kerja yang terserap, ekonomi kita akan cepat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera kita wujudkan,” kata Rusdy Mastura.

Gubernur mengatakan akan membantu Forum Duta agar seluruh dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat terbentuknya sebuah daerah otonom baru segera dilengkapi seperti rekomendasi kepala daerah.

“Saya akan keluarkan rekomendasi pembentukan Donggala Utara,” katanya.

Rusdy mengatakan untuk mendukung percepatan pembangunan di kawasan Donggala Utara terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara, pemerintah provinsi akan segera membangun jalan standar nasional yang menghubungkan Tambu dan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong.

“Kita juga akan bangun pelabuhan di Tambu,” katanya.

Sementara itu Ketua Forum Duta Adha Nadjemuddin mengatakan seluruh dokumen kajian pembentukan Donggala Utara telah disusun oleh tim akademisi dari Universitas Tadulako sejak 2014.

Dokumen kajian tersebut langsung diserahkan ke Gubernur Rusdy Mastura disaksikan pengurus Forum Duta lainnya.

Adha Nadjemuddin mengatakan dari sisi kajian akademik, dukungan masyarakat melalui Badan Perwakilan Desa dan kepala desa serta peta wilayah dan rekomendasi DPRD Donggala telah terpenuhi.

Hanya saja kata dia, Forum Duta belum mengantongi rekomendasi dari bupati Donggala.

“Kami juga tidak tahu apa alasan yang mendasar sehingga bupati Donggala belum mau mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan Donggala Utara ini,” katanya.

Perjuangan Pembentukan Kabupaten Donggala Utara telah digaungkan sejak beberapa tahun lalu dan baru rampung kajian akademisnya pada 2014.

Usulan pembentukan Donggala Utara tersebut muncul karena secara geografis memiliki jarak yang cukup jauh dengan ibu kota Kabupaten Donggala di Banawa bahkan untuk menuju Banawa harus melintas di ibukota provinsi, Kota Palu.

Wilayah Donggala Utara dalam usulan tersebut terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara.

Biro Humas dan Protokol

Forum Donggala Utara Temui Gubernur Sulteng

Forum Pembentukan Kabupaten Donggala Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, bertemu dengan Gubernur Rusdy Mastura di Palu, Selasa (9/8/2021).

Hadir pada pertemuan di ruang kerja gubernur itu Ketua Forum Pembentukan Donggala Utara (Duta) Adha Nadjemuddin didampingi Sekretaris Forum Duta Yasin Lataka, Ketua Dewan Inisiator Forum Duta Syafrudin Mahyudin dan seorang penasihat Amin Thahir.

Gubernur Rusdy Mastura mengatakan sangat mendukung pembentukan Donggala Utara dalam rangka mempercepat kemajuan daerah, memaksimalkan pelayanan pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau daerah ini akan banyak tenaga kerja yang terserap, ekonomi kita akan cepat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera kita wujudkan,” kata Rusdy Mastura.

Gubernur mengatakan akan membantu Forum Duta agar seluruh dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat terbentuknya sebuah daerah otonom baru segera dilengkapi seperti rekomendasi kepala daerah.

“Saya akan keluarkan rekomendasi pembentukan Donggala Utara,” katanya.

Rusdy mengatakan untuk mendukung percepatan pembangunan di kawasan Donggala Utara terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara, pemerintah provinsi akan segera membangun jalan standar nasional yang menghubungkan Tambu dan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong.

“Kita juga akan bangun pelabuhan di Tambu,” katanya.

Sementara itu Ketua Forum Duta Adha Nadjemuddin mengatakan seluruh dokumen kajian pembentukan Donggala Utara telah disusun oleh tim akademisi dari Universitas Tadulako sejak 2014.

Dokumen kajian tersebut langsung diserahkan ke Gubernur Rusdy Mastura disaksikan pengurus Forum Duta lainnya.

Adha Nadjemuddin mengatakan dari sisi kajian akademik, dukungan masyarakat melalui Badan Perwakilan Desa dan kepala desa serta peta wilayah dan rekomendasi DPRD Donggala telah terpenuhi.

Hanya saja kata dia, Forum Duta belum mengantongi rekomendasi dari bupati Donggala.

“Kami juga tidak tahu apa alasan yang mendasar sehingga bupati Donggala belum mau mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan Donggala Utara ini,” katanya.

Perjuangan Pembentukan Kabupaten Donggala Utara telah digaungkan sejak beberapa tahun lalu dan baru rampung kajian akademisnya pada 2014.

Usulan pembentukan Donggala Utara tersebut muncul karena secara geografis memiliki jarak yang cukup jauh dengan ibu kota Kabupaten Donggala di Banawa bahkan untuk menuju Banawa harus melintas di ibukota provinsi, Kota Palu.

Wilayah Donggala Utara dalam usulan tersebut terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara. (Biro Adpim Pemprov)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam