Minggu, 30 Agustus 2026
Palu  

OPD Pemkot Palu Dinilai Belum Siap Bahas KUA PPAS

PALU EKSPRES, PALU– Pembahasan dokumen Kebijakan Umum Perubahan APBD – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) tahun 2021 dan KUA PPAS tahun 2022 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Palu dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Palu masih berkutat pada nominal anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pembahasan belum melangkah pada hal-hal terperinci mengenai program prioritas anggaran OPD lantaran adanya perbedaan nominal yang dipresentasikan OPD dan nominal dalam dokumen KUPA PPAS yang dipegang Banggar.

Akibatnya rapat Banggar beberapa kali harus diskors untuk memberi kesempatan bagi OPD meluruskan perbedaan-perbedaan tersebut.

Terpantau, dalam rapat Banggar Kamis 12 Agustus 2021. Perbedaan angka tersebut kembali terjadi pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palu yang dipresentasikan sekretaris Disdik, Imam.

Imam menejelaskan, pagu anggaran Disdik Palu sebelum perubahan 2021 sebesar Rp 395 milyar lebih. Setelah perubahan menjadi Rp 362,9 miliar lebih.

Sementara pagu anggaran dalam dokumen KUPA PPAS yang diungkap Anggota Banggar, Astam, angka sebelum perubahan sebesar Rp 359 miliar lebih dan setelah perubahan Rp362,9 miliar lebih.

Perbedaan antara presentasi nominal anggaran juga terjadi pada dirinya nas kesehatan. Terungkap dalam rapat Banggar Selasa 10 Agustus 2021.

Terhadap hal itu, Anggota Banggar lainnya, M Syarif menyebut OPD harusnya memperbaiki dokumen anggarannya dan meminta dokumen tersebut diserahkan lebih awal kepada Banggar sebelum pembahasan.

“Dokumen OPD ini banyak yang tidak valid. Banyak perubahan-perubahan yang menandakan eksekutif tidak siap membahas. Kali begitu, kita juga tidak berani bahas jika tidak detail,”tekan Syarif.

Sementara itu, Ketua Banggar DPRD Palu, Rizal Dg Sewang membenarkan nominal dalam dokumen KUA PPAS dan bahan presentase dari OPD belum ada sesuai.

“Jadi tidak mungkin kita lanjutkan pembahasan dan perlu lakukan sinkronisasi dulu nilai dan jumlah itu,” katanya.

Banggar menurutnya sejauh ini belum membahas secara detail program anggaran dan kegiatan masing-masing OPD. Mengenai apa saja yang menjadi prioritas penganggaran.

“Akan kita koneksikan Program pemerintah dalam RPJMD tahun 2016-2021 dengan Reses DPRD,” ujarnya.

Dasar penyusunan dokumen KUA PPAS jelasnya adalah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang diambil dari program RPJMD maupun Reses.

“Nah kalau tidak ada itu. Bagaimana kegiatan itu kita mau liat kalau pagu anggarannya tidak sesuai dokumen KUA PPAS dengan apa yang dipresentasikan,” ucapnya.

Karena itu, rapat Banggar yang dilaksanakan beberapa terakhir ujar Rizal hanya digunakan untuk menggali masalah ketidaksesuaian tersebut.

“Ternyata ada beberapa poin yang berubah setelah dilakukan rapat kerja dengan kepala daerah yang tidak dikordinasikan dengan TAPD. Nah ini yang tidak boleh,” ungkapnya.

Menurutnya, terlaksananya sebuah kebijakan secara baik pada prinsipnya adalah kebijakan yang lahir dari kuatnya koordinasi.

“Hal ini mencerminkan bahwa tidak ada komunikasi. Kebijakan yang baik pelaksanaannya adalah komunikasi antar organisasi pelaksana. Kita kawatir hal ini membuat kebijakan tidak berjalan maksimal nantinya,” pungkas Rizal. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam