Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Jangan Salah Paham, Raperda Jalan Bukan untuk Mengubah Nama Jalan

Muh Rum

PALU, PE – Penafsiran yang keliru terkait Raperda Penamaan Jalan di Kota Palu ditanggapi para wakil rakyat di DPRD Kota Palu.

Banyak yang salah kaprah terkait Raperda Pemberian Nama Jalan tersebut. Ada yang menilai bahwa keberadaan Raperda itu akan mengubah seluruh nama jalan yang telah ada di Kota Palu. Seperti sejumlah penafsiran dan tanggapan yang berkembang dalam rapat Pansus di dewan, pada awal pekan lalu.

Saat itu Tim Pansus yang digawangi Sofyan R Aswin mengundang sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat dan lurah serta camat dalam pembahasan perdana terkait Raperda tersebut.

Yang berkembang kemudian adalah usulan agar nama-nama jalan di Kota Palu diubah ke dalam nama pahlawan lokal atau pun dalam bahasa lokal Kaili.

Ketua Dewan M Iqbal Andi Magga ditemui akhir pekan lalu mengatakan, pemahaman yang keliru ini harus diluruskan. Dia menjelaskan, keberadaan Raperda tersebut bukan untuk mengubah nama jalan yang sudah ada. Namun, Raperda itu bila kelak lolos menjadi perda lebih mengatur sistem ke depannya terkait pedoman pemberian nama jalan sesuai mekanisme.
Sementara nama jalan yang sudah ada tidak akan diubah dan diganti.

‘’Ini bukan untuk mengubah nama-nama jalan yang sudah ada. Raperda ini sifatnya untuk ke depannya. Agar dalam penataan kota ke depannya pemberian nama jalan itu tidak lagi asal-asal suka. Tetapi ada mekanisme bukan asal pasang saja. Yang sudah ada (nama jalan,red) yah tidak akan diganti,” jelasnya.

Senada, anggota dewan yang lain, Muh Rum juga berpendapat yang sama soal raperda itu. Nama-nama jalan yang sudah ada kata Rum sapaan wakil rakyat berlatar dosen hukum itu  tidak akan diubah.

Raperda tersebut kata dia tidak bersifat berlaku surut. Namun berlaku untuk kedepannya.
“Sekarang ini kan semrawut. Karena tak ada regulasi yang atur. Pokoknya kasih nama jalan suka-suka saja. Ada yang kasih nama Jalan Nike Ardilla, ada yang nama jalannya ganda. Ada Lembu di Talise, ada juga di Towua. Yang begini inilah yang kita tertibkan dalam perda itu. Sehingga masyarakat tidak sembarangan saja memberi nama jalan ke depannya,” ujarnya.

Rum juga mengingatkan kepada Pansus agar tetap menjaga alur substansi pembahasan Raperda tersebut. Agar jangan sampai gagasan-gagasan yang tak seirama dengan tujuan utama Raperda itu tidak berkembang lebih luas dalam Pansus.

‘’Disinilah tugas Pansus. Bukan hanya menggali masukan dari masyarakat untuk melahirkan perda yang berkualitas tetapi, juga harus mengontrol, agar jangan sampai pembahasan itu membias. Tidak substansi lagi,” ujarnya.

Seperti diketahui, Raperda Penamaan Jalan ini diajukan pemkot dengan latar belakang melihat persoalan kesemrawutan keberadaan nama-nama jalan yang ada di Kota Palu. Pemberian nama jalan tidak terkontrol dalam satu mekanisme yang jelas. Hasilnya, banyak nama jalan yang dianggap mubazir dan tumpah tindih dalam pemberian nama.

(mrs/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital