Minggu, 30 Agustus 2026

Tambang Emas Freeprot untuk Cina atau Arab?

JAKARTA, PE – Selain di kalangan politisi dan ekonom, polemik PT Freeport Indonesia (PTFI) juga ramai dibicarakan khalayak netizen Tanah Air. Ada yang membicarakan rumor, sindiran, bahkan usulan tentang pihak yang menggarap tam­bang Grasberg andai Freeport hengkang dan BUMN kesulitan pendanaan untuk mengelola tambang tersebut.

Akun Twitter @AdutSuradut1 menulis ada rumor yang menyebutkan pengelolaan tambang Freeport akan dialih­kan pemerintah ke investor China.

“Pemerintah melawan arogansi Freeport, sementara kaum nyinyirun hembuskan isu mau diserahkan ke Tiongkok. Itulah kalau orang-orang sok tahu berhalusinasi,” cuitnya menambahkan emoticon sedih.

Rumor tentang opsi pengalihan pengelolaan tambang kepada inves­tor China juga dibicarakan di Forum Kaskus. Karena tidak mudah menemukan investor dalam negeri yang bersedia berinvestasi miliaran dolar Amerika Serikat.

“Kayaknya sih China, yang mam­pu cuma dia. Investasi Rp 70 triliun terlalu besar dan berisiko buat peru­sahaan swasta. Negara juga nggak menganggarkan, ini setara anggaran satu kementerian besar,” tandas akun pegawai.tampan.

“Persoalannya, bagian dari Orde Lama, yaitu ‘banteng mamak,’ mem­bawa kepentingan China di balik operasi merebut lapak Freeport,” sahut tweeps @Ronin1948.

Selain Tiongkok, kaskusers den­gan nama akun flat.is.justice mengusulkan agar lebih baik dialihkan kepada Arab Saudi. Menurut dia, Arab dan Indonesia bersaudara.

“Suruh aje Arab invest, kota kaum elite semegah Dubai aje bisa dibangun, masa ngeluarin Rp 70 triliun buat Freeport nggak bisa, kan sesama muslim saudara,” ko­mentarnya.

Senada saran netizen dengan akun brokend3vil, “Coba ditawarkan ke Arab Saudi biar semua happy, biar nasbuk dan ‘sumbu pendek’ nggak ribut tiap hari asing aseng.”

Usulan nyinyir disampaikan pengguna Kaskus dengan akun ..Minyak.BABI.., “Tapi ane lebih prefer Zimbabwe. Mata uangnya gede bro.”

Netizen akualda mengusulkan semua rakyat Indonesia saweran se­maksimal dan semampu yang dibisa, “Ayo borong dong yang ngotot jangan dikuasai asing, apa pada kere ya?”

Seperti diketahui, pimpinan Freeport McMoran sebagai pemegang saham mayoritas PTFImemberi tenggat waktu 120 hari kepada pemerintah untuk mengurus negosiasi masalah status kontrak.

Pihaknya juga mengancam akan mengadukan kasus ini ke pengadilan internasional atau arbitrase, serta akan merumahkan puluhan ribu karyawan.

Freeport menolak kebijakan pe­merintah mensyaratkan perubahan Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), un­tuk melakukan ekspor konsentrat. Seperti yang tertuang dalam PP Nomor 1 Tahun 2017 atas perubahan PP Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Barubara.

Dalam beleid tersebut, ditetapkan sejumlah syarat jika perusahaan ingin kembali melakukan ekspor konsentrat, yakni mengubah status menjadi IUPK, membangun pabrik smelter dalam waktu lima tahun, dan melakukan divestasi saham sebesar 51 persen secara bertahap dalam waktu sepuluh tahun.

“Sangat disayangkan, kami tidak dapat menerima ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam izin tersebut,” demikian disampaikan Freeport Indonesia, beberapa waktu lalu.

Menteri ESDM Ignasius Jonan santai menyikapi penolakan Freeport itu. Menurutnya, tidak ada pemak­saan kepada perusahaan untuk men­gubah setatusnya menjadi IUPK, jika memang tidak berniat untuk melakukan eskpor konsentrat.

“Kalau dia mau minta rekomen­dasi ekspor untuk konsentrat dalam jenis mineral logam apa pun, syarat­nya ada tiga itu tadi,” ujarnya.

Hanya saja, ada satu ancaman yang sedikit mengganggu. Yaitu soal rencana Freeport merumahkan 3.200 buruhnya atau 10 persen dari total karyawan Freeport. Freeport juga akan mengubah status 12.000 pekerja tetap menjadi pekerja kontrak.

Netizen meminta pemerintah tidak gentar menghadapi. Tweeps berkeyakinan, ada banyak perusa­haan lain yang berminat mengambil alih tambang emas raksasa ini, jika Freeport hengkang dari Papua.

“Ancaman Freeport bakal pecat karyawan, Freeport udah kayak be­rasa tempat satu-satunya orang cari kerja di Indonesia ajee,” cuit akun twitter @Naufan20.

“Freeport kalau digertak gitu, emang mau mempekerjakan warga Tiongkok yang sekarang lagi ban­yak di Indonesia, tapi kalau banyak benalu ya susah he-he,” sindir @ sangperenung212.

Netizen @yulianaharya pemerintah mengakhiri kerja sama dengan Freeort, “Hai Freeport. Enyahlah dari Indonesia, kau ancam kami dengan pecat kary­awan, kamu pergi segera banyak peru­sahaan macam kamu yang datang.”

Akun @PartaiSocmed mengaku sa­lut kepada Pemerintah saat ini. Baru di era Presiden Jokowi, Indonesia berani menantang Freeport. “Ternyata yang berani ambil sikap tegas terhadap Freeport bukan presiden yang berpe­nampilan gagah dan mantan jenderal, tapi si kurus @jokowi,” pujinya.

“Presiden yang kalian tuduh antek as­ing sekarang sedang berjihad melawan Freeport yang puluhan tahun semena-mena di Indonesia. Kenapa kalian diam?” sambung @TsamaraDKI.

“Kenapa Jokowi dibenci dan difitnah, sebab: 1.Petral dibubarkan 2. Kapal pencuri ditenggelamkan 3. Ketahuan ada kelebihan anggaran 4. Freeport goyah,” respons akun @ Jayabay19479190.

Tapi penilaian penuh curiga disu­arakan akun @madachiba. Menurut dia, Presiden Jokowi berani menen­tang perusahaan tambang raksasa Amerika Serikat itu, karena investor China siap menggantikan.

(Fajar/PE)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam