Jumat, 15 Mei 2026
Daerah  

Ini Barang Bukti yang Diamankan dari Dua Kelompok MIT Poso yang Tewas

BARANG BUKTI - Sejumlah barang bukti diamankan hasil kontak tembak kelompok MIT dan Satgas Madago Raya di Desa Astina Torue. Foto : ASWADIN/PE

PALUEKSPRES, PARIMO – Kapolda Sulawesi Tengah sekaligus Kepala Penanggungjawab Operasi Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya, Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, pihaknya berhasil melumpuhkan pimpinan kelompok terduga teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Ali Ahmad alias Ali Kalora.

“Operasi Madago Raya ini melibatkan beberapa satuan BKO  yang menjadi tanggungjawab kita di Sulawesi Tengah,” kata Irjen Pol Rudy Sufahriadi saat konferensi pers gelar barang bukti di gedung Pesat Gatra Polres Parimo, Minggu (19/9/2021).

Adapun Satuan yang ikut dalam operasi kata dia adalah, Brimob Polda Sulteng, Batalion 714, Korps Brimob Polri, dan Batalion 502. ” Operasi ini merupakan operasi bersama,” ujarnya.

Menurut Kapolda, pimpinan MIT Poso Ali Kalora meninggal dunia saat kontak tembak dengan Satgas Madago Raya di pegunungan Desa Astina, Kecamatan Torue,  Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (18/9/2021).

Selain Ali Kalora ungkap Rudy, anggota MIT Poso lainnya yang juga meninggal dunia pada saat kontak tembak di pegunungan Desa Astina Kecamatan Torue itu adalah, Jaka Ramadan alias Ikrima.

“Untuk itu kami sepakat dan sudah dibagi sektor. Kemudian operasi ini juga kita evaluasi bahwa, operasi apapun bentuknya, siapa pun yang berhasil itu adalah operasi kita bersama,” ucapnya.

Kemudian untuk kecepatan kegiatan, Waka Ops dan pihaknya sepakat untuk segera mengejar serta menempatkan satu tim Gegana Brimob Polri dan Densus 88 bersama-sama melakukan operasi di tempat itu, sehingga dua DPO tersebut berhasil dilumpuhkan.

“Karena operasi intelejen yang bagus dan kegiatan yang cukup baik untuk penindakan tentunya sesuai SOP yang berlaku bagi TNI Polri yang berada di operasi Madago Raya ini,” ujarnya.

Pada kegiatan gelar barang bukti itu, pihaknya pun telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua DPO yang meninggal dunia tersebut, di antaranya sepucuk senjata laras panjang jenis M 16 bersama peluru, dua buah bom, pakaian, dan sejumlah perlengkapan yang digunakan dua DPO itu.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sulawesi Tengah, utamanya masyarakat Kabupaten Poso, Parigi Moutong, dan Kabupaten Sigi 

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu dan bekerjasama untuk kita semua, sehingga berhasil melumpuhkan DPO terduga teroris yang selama ini kita cari.” ucapnya.

Dengan tewasnya ke dua DPO terduga teroris Poso itu tambahnya, pihaknya masih mengejar empat DPO lainnya yang merupakan sisa dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur Poso itu.

“Jadi rekan-rekan masih ada empat DPO lagi yang sedang kita kejar. Saya mohon doa dan dukungannya, saya minta masyarakat bersabar. Semoga Sulawesi Tengah ini terbebas dari aksi terorisme,” ujarnya. (asw/palu ekspres)   

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online