Jumat, 18 September 2026
Palu  

Wah, Pak Hidayat Memangkas Karir Pejabatnya Sendiri?

Walikota Palu, Hidayat

PALU, PE – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) merekomendasikan Wali Kota Palu Hidayat M.Si  agar mengembalikan sejumlah pejabat pada posisi sebagaimana hasil fit and proper test yang pernah digelar pemkot.

Pejabat yang dimaksud di antaranya,  Mohamad Rizal (Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman,red). Sementara hasil seleksi jabatan, masuk 3 besar Kepala Administrator KEK.

Kemudian Eka Komalasari, (Kepala Badan Pendapatan Daerah), hasil seleksi masuk  peringkat pertama Kadis Perindustrian dan Perdagangan, kemudian Syamsul Saifudin (Kepala Badan Penelitian Pengembangan Daerah) hasil seleksi masuk dua besar Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Mohamad Arif (Kasat Pol PP), hasil seleksi menduduki peringkat 3 Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Farid Rifai (Kadis Perdagangan dan Perindustrian)  masuk peringkat 5 dalam seleksi Kadis Perindagkop, kemudian Setyo Susanto (Kadishub) sebelumnya lolos seleksi sebagai Kadis Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja.

KASN juga meminta Wali Kota yang menonjobkan mantan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkot Palu, Emma Sukmawati kembali  ke dalam jabatan pimpinan Tinggi Pratama yang relatif tidak berbeda dengan tupoksi semula atau jabatan struktural lain yang eselonnya setara.

Sikap KASN itu keluar setelah menerima laporan pengaduan dari masyarakat Kota Palu pada 5 Januari 2017.  Ini terkait dugaan adanya ketidaksesuaian pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di pemerintahan kota Palu dan pengisian perangkat daerah dalam sebagai tindaklanjut pelaksanaan PP Nomor 18 Tahun 2016.

Dari hasil penyelidikan KASN, kebijakan Wali Kota dinilai tidak sesuai dengan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Perangkat Daerah (OPD) serta UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN dan Permen PAN-RB Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pengisian Pimpinan
Tinggi Terbuka di Lingkungan Pemerintah.
Karena itulah KASN mengeluarkan  sejumlah rekomendasi yang kemudian diteruskan pula ke DPRD Kota Palu. Rekomendasi itu bernomor surat B-431/KASN/2/2017 tertanggal 9 Februari 2017 yang diterima Sekretariat DPRD pada 21 Februari 2017.

Dalam rekomendasi itu, KASN membedah  sejumlah kekeliruan tentang pengangkatan dan pelantikan sejumlah pejabat SKPD yang dinilai bertentangan dengan regulasi yang mengatur tentang itu.

Dari hasil penyelidikan, ditemukan menemukan tidak terpenuhinya  penetapan dan pengangkatan pimpinan tinggi pratama hasil pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN dan Permen PAN-RB Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pengisian Pimpinan Tinggi Terbuka di Lingkungan Pemerintah.

KASN menilai kebijakan itu keliru. Karena pejabat yang mengisi lowongan-lowongan jabatan yang diposkan tak sesuai hasil rekrutmen berdasarkan standarisasi rekrutmen pejabat tinggi pratama sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN dan Permen PAN-RB Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pengisian Pimpinan Tinggi Terbuka di Lingkungan Pemerintah.

Menanggapi rekomendasi KASN itu, para wakil rakyat di DPRD Kota Palu menilai itu kewenangan penuh wali kota sebagai hak prerogatif seorang walikota.

Anggota dewan dari Partai Hanura, Hamsir menegaskan dewan tak bisa mencampuri itu. Alasannya bukan tupoksi dewan untuk mengatur walikota soal penempatan jabatan pejabat di lingkungan pemkot.

“Itu hak prerogatif walikota. Tetapi, yah setidaknya, kalau menurut saya, pak Wali kota mestinya bijak dalam hal ini. Ini terkait menonjobkan ibu Emma Sukmawati,” ujarnya.

Banyak pertimbangan selain hak prerogatif yang bisa dijadikan dasar kebijakan itu kata Hamsir. Di antaranya loyalitas dan latarbelakang kinerja Emma yang baik selama menjabat sebagai pimpinan SKPD di masa-masa sebelumnya. Kebijakan Hidayat ini kata dia  terkesan memangkas karir di ujung masa jabatan.

“Nilai rasa yang kemudian lebih kuat muncul di sini. Ini ibarat mematikan karir seseorang di tengah puncak karir,” ujarnya.

Anggota dewan yang lain, Bernadeth pun menilai, Emma sebagai pejabat eselon yang sudah lama mengabdi harusnya menjadi pertimbangan

“Kita tak bisa mencampuri. Karena itu hak sepenuhnya pak Walikota. Tapi, kami akan undang untuk menindaklanjuti rekomendasi KASN itu,” ujar Bernadeth.

Surat rekomendasi KASN itu didisposisikan oleh pimpinan dewan Moh Iqbal Andi Magga kepada komisi A DPRD Kota Palu agar ditindaklanjuti.
Karena itu kata Bernadeth, yang juga Wakil Ketua Komisi A, dewan dalam hal ini Komisi A akan mengundang pemkot untuk membahas soal rekomendasi KASN itu.

“Kita akan rembug dalam komisi. Karena sudah didisposisikan oleh pimpinan,” tandasnya.
Untuk diketahui, Emma Sukmawati yang pernah menjabat pula Kadis Kesehatan Kota kini diposisikan sebagai tenaga fungsional di RSUD Anutapura.

(mrs/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam