Rabu, 28 Oktober 2026
Palu  

Pemkot Palu Tak Punya Program Pengembangan Pariwisata

Ratna Mayasari Agan dalam rapat Internal Komisi B DPRD Palu dan Disparekraf Palu, Senin 25 Oktober 2021 di DPRD Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALUEKSPRES, PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu tidak memiliki program strategis dalam upaya pengembangan sektor pariwisata. Padahal Kota Palu punya begitu banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan.

Ketiadaan upaya pengembangan pariwisata ini tergambar dalam program Rencana Anggaran dan Kegiatan (RKA) Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Palu tahun 2022.

Sekretaris Komisi B DPRD Palu Ratna Mayasari Agan dalam rapat internal asistensi RKA bersama Disparekraf Palu, Senin 25 Oktober 2021, mengutarakan hal tersebut.

“Dari tiga bidang di Dinas Parekraf Palu tidak ada program yang menarik untuk kepentingan meningkatkan pengunjung pariwisata di Palu,” kata Ratna.

Umumnya program yang direncanakan hanya belanja rutin dan rata rata-rata sebatas belanja gaji. Padahal ungkap Ratna Mayasari Agan, Pemkot sebelumnya telah menggelontorkan anggaran untuk penataan kawasan wisata di Dusun Uwentumbu.

“Saya lihat progamnya tahun 2022 biasa-biasa saja. Apa kendalanya sehingga pariwisata kita tidak terpublikasi dengan baik. Kenapa promosinya kurang,”tanya Ratna.

Salahsatu program anggaran yang sedikit menyentuh kepariwisataan hanyalah pemberian honor kegiatan Randa – Kabilasa.

Terkait hal ini, Ratna meminta Disparekraf Palu mengoordinasikan hal tersebut bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar nantinya bisa mengusulkan anggaran bantuan untuk kepentingan program kepariwisataan.

iapun menyorot soal ketiadaan alokasi anggaran untuk kepentingan bantuan bagi kepentingan pembinaan sanggar seni di Kota Palu. Hal ini penting untuk mengantisipasi permintaan bantuan anggaran dari sanggar seni tersebut.

“Jangan sampai masyarakat kita minta bantuan tapi tidak ada lagi anggaran. Dinas pariwisata harus mendorong masyarakat untuk terlibat mengembangkan kepariwisataan kita,”paparnya.

Karenanya ia berharap, Disparekraf memasukkan anggaran bantuan tersebut.

“Datanya kebetulan belum selesai asistensi. Artinya masih bisa ada perubahan untuk memasukkan anggaran bantuan tersebut,”tandas.

Sementara itu Anggota Komisi B lainnya Joppy A Kekung dalam kesempatan itu menyinggung soal Rencana Induk Kepariwisataan Kota (Reparkot) yang telah menjadi progam anggaran Disparekraf Palu.

Menurutnya, Reparkot ini perlu segera dipayungi dengan Peraturan Daerah (Perda) sehingga bisa menjadi dasar bagi Disparekraf Palu dalam mengajukan permohonan bantuan anggaran dari pemerintah pusat.

“Karena salah satu syarat untuk mengajukan bantuan ke pemerintah pusat terkait Reparkot ini adalah Perda,”jelas Joppy.

Rapat internal asistensi RKA Disparekraf Palu dipimpin langsung Ketua Komisi B Ridwan Basatu bersama anggota lainnya. Yakni Resky Handayani, Rudi Permesta dan Andris.

Sementara dari Disparekraf, kepala dinas di wakili sekretaris, Alimuddin dan dua kepala bidang.

Alimuddin dalam kesempatan ini menyebut segala masukan dari DPRD Palu akan menjadi bahan evaluasi dan dilaporkan kembali kepada wali kota saat asistensi RKA bersama wali kota. (mdi/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam