Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

160 Ruas Jalan di Palu Belum Miliki Nama

Rapat pengusulan nama ruas jalan di Kota Palu dipimpin Sekkot Palu H Asri dan Kepala DPRP Palu M Rizal, Selasa 2 November 2021 di Kantor Wali Kota Palu. Foto: Foto Humas

PALUEKSPRES, PALU – Sebanyak 160 ruas jalan di Kota Palu belum memiliki nama. Ini data bersifat sementara. Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan (DPRP) Palu masih terus melakukan inventarisasi ruas jalan tanpa nama tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala DPRP Palu M Rizal dalam rapat pengusulan nama-nama jalan di Kota Palu, Selasa 2 November 2021 di Kantor Wali Kota Palu.

Rizal menjelaskan, ruas-ruas jalan itu harus segera diberikan nama. Sejauh ini sudah ada beberapa usulan nama terhadap ruas jalan tersebut. Seluruh usulan nama itu nantinya akan segera dimusyawarahkan bersama masyarakat sebelum ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda).

Rizal dalam rapat menyatakan komitmennya penamaan jalan ini ditargetkan selesai pertengahan tahun depan.

“Lebih baik lebih cepat,”katanya

Sebelumnya Rizal mengatakan pengusulan nama ruas jalan ini dikarenakan adanya ruas-ruas jalan yang belum ditetapkan nama. Seerti sejumlah ruas jalan di lokasi Hunian Tetap (Huntap) dan lainnya.

Menurutnya, penamaan jalan ini sangat penting karena menyangkut masalah administrasi keperdataan masyarakat, misalnya kepengurusan KTP, Kartu Keluarga, PBB, dan lainnya.

“Setiap ruas jalan baru yang dibangun, itu harus ditetapkan nama jalannya. Agar masyarakat bisa memakai nama itu untuk identitasnya baik di KTP maupun dokumen kependudukan lainnya,” ujarnya.

Hal lain yang mendesak sekaitan dengan penamaan jalan yaitu pemutakhiran data pemilih yang dilakukan pihak KPU. Mengingat banyak penduduk Kota Palu sekarang berubah tempat tinggalnya.

“Semisal warga kita yang kini tinggal di Huntap. Huntap inikan banyak, tetapi di sana belum ada penamaan jalan. Makanya itu juga harus cepat diselesaikan,”sebutnya.

Iapun menekankan bahwa terdapat juga usulan perbaikan nama-nama yang telah ditetapkan sebelumnya. Karena nama jalan dianggap tidak bernilai muatan lokal sehingga akan diganti dengan nama yang bermuatan lokal.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota Palu, H Asri dan dihadiri Asisten II bidang Administrasi Perekonomian Setda Kota Palu, dr. Husaema dan sejumlah pihak terkait. (**/mdi/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital