Jumat, 18 September 2026
Palu  

Minim Referensi Cerita Rakyat Lokal, Balai Bahasa Sulteng Fasilitasi Penulis Daerah

Plt Kadis Dikbud Sulteng Yudiawati memukul Gong sebagai tanda pembukaan peluncuran Buku Hasil Terjemahan, Senin (13/12/2021), di Swiss Belt Room Silae Palu. Foto: Abidin/PE


PALUEKSPRES, PALU– Karya-karya sastra yang mengangkat kearifan lokal cukup sulit ditemukan di Sulawesi Tengah. Sehingga, masyarakat di daerah ini terkesan kurang mengetahui cerita rakyat yang ada di sekitarnya.
“Bisa kita lihat zaman sekarang ini, bukan saja anak-anak Sulawesi Tengah tetapi hampir sebagai besar masyarakat Sulawesi Tengah mungkin tidak tahu cerita rakyat apa yang berasal dari daerah ini,” kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Sandra Safitri Hanan MA saat menyampaikan sambutannya pada peluncuran Buku Hasil Terjemahan, Senin (13/12/2021), di Swiss Belt Room Silae Palu.
Kurangnya referensi cerita rakyat yang diangkat dalam karya tulisan oleh penulis daerah mendorong generasi muda membaca karya-karya sastra yang mengangkat cerita rakyat dari provinsi lain.
“Boleh jadi masyarakat Sulteng, terutama generasi mudah lebih mengetahui cerita rakyat dari provinsi lain seperti Sangkuriang dibanding cerita rakyat yang ada di daerah ini,” kata Sandra.

Para penulis buku cerita rakyat yang difasilitasi Balai Bahasa Sulteng, secara bergiliran memaparkan pesan moral yang dikandung dalam buku karya tulisnya. Foto: Abidin/PE


Mengantisipasi minimnya cerita rakyat yang bisa mendorong gerakan literasi di daerah ini, kata Sandra, pihak Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah membuat program penerbitan karya penulis lokal dalam bentuk cerita rakyat maupun puisi dan pantun dari muatan lokal. Program ini menurutnya, akan dilaksanakan secara berkesinambungan, sekali dalam lima tahun. Tujuannya adalah pelestarian sastra daerah, terutama membangkitkan kembali semangat para penulis daerah.
“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada para penulis yang telah memberikan karyanya kepada kami untuk diterbitkan kemudian dicetak,” ujarnya.
Sandra pada kesempatan tersebut mengakui jumlah buku yang diterbitkan untuk setiap judul cerita rakyat, masih sangat terbatas. Menurutnya, ada 10 judul buku yang diluncurkan pada kegiatan ini. Setiap satu judul buku hanya diterbitakan 100 eksamplar. Sehingga, distribusinya belum bisa merata dan menjangkau lebih luas ke setiap daerah.
“Karena dibatasi mencetak, satu buku hanya 100 eksemplar, sedangkan kalau dipikir manfaatnya banyak sekali,” ujarnya.
Olehnya, ia meminta kolaborasi pemerintah daerah untuk mencetak lebih banyak buku yang baru saja diluncurkan. Misalnya, Kesik yang mengangkat cerita rakyat dari Banggai, Pemerintah Kabupaten Banggai bisa mencetaknya lebih banyak lagi untuk kemudian disebar ke sekolah-sekolah di wilayah itu.
Begitupula buku yang memuat cerita rakyat dari Kota Palu, dukungan Pemerintah Kota Palu dengan memperbanyak buku tersebut lantas menyebarkannya ke taman-taman bacaan atau sekolah, akan mendorong gerakan minat baca generasi muda di kota ini.
“Ini bisa digunakan untuk gerakan literasi. Contohnya, seorang pendongeng membutuhkan bahan dongeng yang bisa disampaikan ke masyarakat khususnya anak-anak,” ujarnya. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam