Sabtu, 8 Agustus 2026

Disuruh Cari Beasiswa Bidikmisi, Giring Ungkap Penyebab DO dari Paramadina

Ketua Umum PSI Giring Ganesha menyampaikan pidato di HUT ke-7 PSI, Rabu (22/12/2021)/Foto: Pojoksatu

PALUEKSPRES,JAKARTA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha mengaku bangga bisa berkuliah di Universitas Paramadina, kampus yang pernah dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
“Saya Giring dan saya bangga pernah berkuliah di Universitas Paramadina,” kata Giring dalam video unggahannya di Instagram resminya, Kamis (30/12/2021).

Namun katanya, setelah kuliah beberapa semester, dia dihadapkan pada 2 pilihan, melanjutkan kuliah atau membangun karier di industri musik. “Saya memilih musik karena ingin mengejar mimpi-mimpi saya, itu passion saya dan saya tidak mau merepotkan ibu saya yang single parent semenjak tahun 1998 ketika almarhum Bapak meninggalkan kami sekeluarga,” beber Giring dikutip dari Pojoksatu.

“Itulah saya harus menelan kenyataan pahit dan tidak punya banyak pilihan,” sambung Giring.

Giring mengaku cita-citanya sederhana saat itu, yakni mandiri dan tidak ingin merepotkan ibunya. Selain itu, dia juga ingin ibunya bahagia dan naik haji bareng-bareng.

Selama kuliah di kampus Universitas Paramadina, Giring mengaku tidak pernah bertemu Anies Baswedan.
Setelah Anies Baswedan jadi rektor, Giring sudah tidak aktif kuliah karena fokus bermusik bersama Nidji.

“Jadi ketika Mas Anies menjadi rektor, saya sudah tidak aktif lagi di kampus dan fokus saya membangun Nidji waktu itu,” kata Giring.

Giring sendiri mengalami DO dua kali di kampus Universitas Paramadina.

Pertama, Giring tercatat sebagai mahasiswa program studi Hubungan Internasional pada tahun 2002. Giring DO dari kampus tersebut pada 2011.

Saat itu, rektor Universitas Paramadina dijabat oleh Anies Baswedan. Anies menjabat Rektor Universitas Paramadina pada 15 Mei 2007 hingga 6 Januari 2015.

Lima tahun setelah DO, Giring kembali mendaftar sebagai mahasiswa di Universitas Paramadina pada 2017. Namun Giring lagi-lagi tidak aktif kuliah, sehingga dia kembali di-DO saat memasuki semester genap tahun 2020/2021.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital