Minggu, 5 April 2026

Aspekindo Beberkan Masalah Masyarakat Daerah Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Wapres KH Maruf Amin saat menerima laporan Aspekindo di Istana Wapres Rabu (19/1/2022) foto: Setwapres/PaluEkspres

Sementara itu, Wapres KH Maruf mengatakan potensi kelautan Indonesia sebenarnya sangat besar bahkan lebih besar dari potensi daratan, tetapi saat ini belum menjadi andalan. Akibatnya, angka kemiskinan di wilayah pesisir pun saat ini masih cukup tinggi.

“Saya yakin itu potensinya besar sekali, lebih besar dari potensi darat, tetapi belum jadi andalan,” ungkap Wapres seperti dalam keterangan pers Setwapres, Kamis (20/1/2022). 

“Daerah kelautan ini walaupun banyak angka-angka kemiskinan, juga memiliki berbagai kekayaan yang banyak termasuk terumbu karang, ikan, biota laut, ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat, (tetapi) selama ini belum kita gali,” imbuhnya menyayangkan.

menurut Wapres, strategi selanjutnya adalah melakukan optimalisasi segala potensi kelautan yang ada serta peningkatan literasi maritim masyarakat.

“Untuk mendorong tersusunnya strategi percepatan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan (yakni) dengan mengoptimalkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki melalui juga peningkatan literasi maritim,” ujarnya.

Wapres mendorong Aspeksindo agar terus aktif berperan dan mengambil langkah strategis dalam upaya mengoptimalkan potensi besar kelautan Indonesia.

“Sebagai organisasi yang mewadahi wilayah pesisir dan kepulauan, dengan potensi sumber daya alam yang besar, supaya (Aspeksindo) turut mendorong terwujudnya hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” ujar Wapres.

Wapres menegaskan kontribusi Aspeksindo juga dibutuhkan untuk menghasilkan terobosan-terobosan serta solusi permasalahan dalam pengelolaan perairan Indonesia.

“Nanti rekomendasi-rekomendasinya bisa disampaikan ke saya, agar bisa saya teruskan ke kementerian terkait, misalnya terkait perbatasan negara, pulau-pulau kecil terluar yang semakin berkurang, kerusakan ekosistem laut, dan juga perencanaan tata ruang yang masih berbasis daratan,” pungkasnya.

Turut mendampingi Andi pada audiensi hadir Wakil Ketua Umum Aspeksindo yakni Bupati Belitung Sahani Saleh dan Bupati Mempawah Erlina Ria Norsan, Bupati Kaimana selaku Bendahara Umum Aspeksindo Freddy Thie, Wakil Walikota Kupang selaku Wasekjen Aspeksindo Hermanus Man, Direktur Eksekutif Aspeksindo Andi Fajar Asti, serta Staf Ahli Aspeksindo Misyal Ahmad.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika serta Staf Khusus Wapres Bambang Widianto dan Masduki Baidlowi. (aaa/PaluEkspres)