Sabtu, 8 Agustus 2026

Pemprov Sulteng Paparkan Potensi Daerah kepada Dubes Arab Saudi

Duta Besar Arab Saudi untuk RI Esam A Abid Althagafi (tengah) menerima kunjungan perwakilan Pemprov Sulteng diwakili Asisten Gubernur Rudi Dewanto (tiga kiri) di Kantor Kedubes Arab Saudi, Jakarta, Selasa (15/3/2022). Foto: Dok: PT. Pembangunan Sulteng.

PALUEKSPRES, JAKARTA– Perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan potensi daerah kepada Duta Besar Arab Saudi di Kantor kedutaan di Jakarta, Selasa (16/3/2022).

Pertemuan itu dihadiri Duta Besar Arab Saudi untuk RI Esam A Abid Althagafi dan Wakil Duta Besar Yahya Hassan al-Qahtani. Sementara Pemprov Sulteng diwakil Asisten Gubernur Rudi Dewanto dan jajaran Direksi PT Pembangunan Sulteng.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Bisnis PT Pembangunan Sulteng Sony Panukma Widianto menjelaskan daerahnya memiliki sejumlah potensi yang dapat dikerjasama dengan para pengusaha negara timur tengah, khususnya Arab Saudi.

“Potensi kerjasama di bidang pertanian, perikanan, pertambangan, energi dan pariwisata,” kata Sony.

Kata dia, Sulteng memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu sejak tahun 2014, yang bergerak di bidang logistik, agro industri hingga pertambangan dan industri pengolahan.

Dia mencontohkan, bidang Pertanian, Sulteng merupakan penghasil biji Kakao, kelapa dan produk turunannya, kelapa sawit, padi, jagung dan tanaman hasil hutan lain.

“Sulteng merupakan penghasil Nikel terbesar di bidang pertambangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Gubernur Rudi Dewanto menyampaikan permohonan maaf, jika kunjungan itu seharusnya dihadiri oleh Gubernur Sulteng Rusdi Mastura. Namun, gubernur berhalangan hadir bertemu dengan Dubes Arab Saudi.

“Potensi Sulteng terbesar sebagai daerah penyangga ibu kota negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Rudi berharap Sulteng dapat membangun kerjasama dengan para pengusahan asal Arab Saudi untuk meningkatkan perekonomian daerah tersebut pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk RI Esam A Abid Althagafi mengatakan pihaknya berkeinginan untuk melihat langsung potensi daerah di Sulteng, sesuai apa yang telah dipaparkan.

“Saya punya keyakinan untuk melihat potensi Sulawesi Tengah,” ujarnya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital