Sabtu, 8 Agustus 2026

BKKBN Optimis Angka Prevalensi Stunting Turun 14 Persen di Akhir 2024

Inspektur utama BKKBN RI, Ari Dwikora mewakili Kepala BKKBN RI dalam pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang dilaksanakan Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng, Selasa 15 Maret 2022 di Hotel Santika Palu. Foto: Biro Adpim Setdaprov

“Tentunya hal ini berkat dukungan dan kerjasama dari seluruh stakeholder, baik  tingkat pusat, provinsi, kabupaten/ kota sampai dengan tingkat lini lapangan. Dan tentunya peran dari mitra kerja, sehingga indikator kinerja BKKBN dapat tercapai di tahun 2021,” jelas Ari Dwikora.

Selain menjelaskan tentang progres penurunan stunting, ia juga menjelaskan bahwa pada Tahun 2021, BKKBN telah  menyelesaikan Pendataan Keluarga atau yang dikenal dengan PK21. PK21 ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 1 April sampai 31 Mei 2021. Dalam PK21 ini BKBBN berhasil mendata sebanyak 68,47 juta keluarga

Sedangkan untuk Sulteng, hasil PK21  sebanyak 733.776 keluarga yang mencakup data tentang individu keluarga, baik mengenai umur perkawinan, jumlah anak, kesertaan ber-KB, kondisi rumah serta data keluarga resiko stunting.

“Data tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk dipergunakan dalam penetapan sasaran program karena berupa data keluarga by name by address,” jelasnya lagi.

Menurutnya, sejak diterbitkannya Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tanggal 5 Agustus 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, dengan Kepala BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana.

Berdasarkan hal itu, BKKBN telah melakukan upaya dan sejumlah langkah-langkah strategis,antara lain  menyusun dan menetapkan Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN-PASTI).

RAN-PASTI ini meliputi 8 aksi yang harus dilaksanakan yang terdiri dari penyediaan data keluarga resiko stunting, pendampingan keluarga resiko stunting, pendampingan calon pengantin/calon Pasangan Usia Subur (PUS), surveilans keluarga stunting.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital