Sabtu, 8 Agustus 2026

KEK Palu dan KEK Mandalika Ber-SK 2007, Wawali : Kenapa Kita Tidak Bisa?

Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes beserta para pimpinan OPD Pemkot Palu bersama rombongan Wantanas RI/ Foto: Humas Pemkot Palu/ PaluEkspres

PALUEKSPRES, PALU- Pemerintah Kota Palu menerima Kunjungan Kegiatan Dalam Negeri (KKDN) yang dilaksanakan oleh Tim Dewan Ketahanan Nasional Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) RI pada di ruang rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu Selasa, (29/3/2022).

Kunjungan yang dihadiri Bandep Bidang Ekonomi Setjen Wantannas RI, Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Labha S, MM tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes beserta para pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu.

Wakil Wali Kota Reny menyambut para rombongan Setjen Wantannas RI dan berterima kasih kepada mereka yang sudah mau datang ke Kota Palu khususnya dalam percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.

“Lebih khusus dalam membimbing kami langkah-langkah apa yang bisa kita lakukan percepatan, sehingga dalam pelaksanaan KEK nanti ini, jauh lebih maju. Ke depan Kota Palu harus jauh lebih baik,” katanya.

Wawali berterus terang bahwa APBD Kota Palu sangat kecil, sementara tuntutan pembangunan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut cukup besar. Olehnya dengan KEK Palu diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wawali dr Reny mendorong komponen KEK Palu maupun para Pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu untuk memperhatikan dengan baik apa yang menjadi saran dan masukan dari tim Setjen Wantannas RI.

“Supaya kita tahu pengembangan KEK ini seperti apa ke depan. Sebenarnya saya miris KEK Palu dan KEK Mandalika itu sama. SK-nya sama tahun 2007. Mandalika itu sudah lebih dulu, tapi kenapa kita tidak bisa,” ungkapnya.

Dia membeberkan bahwa saat dirinya menjadi Wakil Wali Kota Palu, hal pertama yang menjadi perhatian bagi dirinya adalah KEK. Olehnya dengan adanya kunjungan Tim Setjen Wantannas RI tersebut, Pemerintah Kota Palu bisa mendapat arahan dan masukan, walaupun kendala di lapangan cukup banyak.

“Pastinya kunjungan ini sangat bermanfaat buat kami,” tambahnya. (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital