Jumat, 18 September 2026

Kakanwil Bea Cukai Sulbagsel Kagumi Pengelolaan Lingkungan PT Vale

LUWU TIMUR- Misi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) untuk menjadi perusahaan sumber daya alam nomor satu di Indonesia, yang menggunakan standar global dalam menciptakan nilai jangka panjang melalui keunggulan kinerja dan kepedulian terhadap manusia dan alam terus dijalankan hingga saat ini.
Salah satunya dengan menjaga keberlangsungan kebutuhan bibit tanaman yang dapat menopang keberlanjutan melalui nursery atau fasilitas pembibitan pohon yang dimiliki oleh PT Vale.
Nursery seluas 2.5 hekatare menyiapkan 700 ribu bibit tanaman per tahun untuk mereklamasi lahan pasca pengolahan tambang di Blok Sorowako. Nursery PT Vale yang juga menjadi destinasi wisata favorit oleh masyarakat yang berkunjung ke Sorowako, Luwu Timur (Lutim).
Komitmen PT Vale senantiasa menjaga lingkungan tidak saja melalui nursery yang dimiliki, tapi juga mampu menjaga ekosistem di Danau Matano mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), Noegroho Wahyu Widodo.
Noegroho Wahyu Widodo mengaku kagum dengan sistem pengelolaan lingkungan yang dilakukan PT Vale selama berpuluh tahun.
Bagi dia, mengunjungi PT Vale merupakan pertama kalinya dan langsung memberikan kesan yang begitu sangat baik. Apalagi, PT Vale dianggapnya sangat memegang teguh visi dan misi untuk sustainability (keberlanjutan).
“Saya sangat bersyukur ada PT Vale yang sangat konsisten memasukkan program sustainability dalam visi dan misinya, termasuk dalam nilai-nilai PT Vale. Tentu ini sangat bagus semangat keberlanjutan tidak saja diterapkan pada di jiwa seluruh karyawan PT Vale, tapi juga disebarkan ke penduduk sekitar dan pada semuanya. Sehingga, sustainability lingkungan itu menjadi perhatian bersama. Karena kita mendapat titipan dari anak cucu untuk kita rawat untuk mereka kelak,” ujarnya usai melakukan penanaman pohon di area Nursery PT Vale, Selasa (31/05/2022).
Kakanwil Bea Cukai ini menuturkan, apa yang telah dijalankan oleh PT Vale tentu patut menjadi contoh oleh pihak lainnya, utamanya perusahaan yang konsen pada sektor pertambangan. Seluruh yang dilakukannya sangat tertata baik, dimulai dari pengembangan tanaman, penataan seluruh ekosistem didalamnya tidak saja manusia, tanaman tapi juga hewan sehingga tercipta suasana yang begitu saling mendukung satu sama lainnya.
“Saya melihat keseriusan PT Vale menjaga keberlangsungan lingkungan, keberlangsungan alam dalam langkah-langkah yang nyata. Kemudian pengembangan tanaman yang kemana-mana, ini sangat bagus. PT Vale mampu mensinergikan seluruh unsur dari manusia, tanaman dan hewan. Tanaman yang ada mampu menghasilkan oksigen dan itu dimanfaatkan manusia dan hewan. Semoga keberlangsungan ini terus berjalan, sehingga tidak hanya mengeruk tanahnya, tapi recoverynya juga berjalan dengan baik,”terangnya.

Dia menjelaskan, langkah nyata yang telah dilakukan PT Vale harus senantiasa didukung dan disebarluaskan ke masyarakat agar PT Vale menjadi contoh pada perusahaan tambang lainnya. Termasuk dalam penerapan keamanan, keselamatan serta lingkungan.
“Kami sebagai pemerintah, sangat mendukung apa yang dilakukan oleh PT Vale. Tentunya kami akan memberikan kemudahan. Kemudahan fasilitas kebeacukaian. Kemudian untuk menghubungkan dengan yang lain-lainnya,”jelasnya.

Sementara itu, dari sisi bisnis, Noegroho memaparkan, jika PT Vale memberi andil dalam sektor perekonomian. Untuk itu, Bea Cukai sebagai fasilitator menjalankan fungsi utamanya memberikan kemudahan dalam proses custom clearance atas barang-barang yang diimpor oleh PT Vale.
“Kalau PT Vale makin efisien, keuntungan makin besar, makin banyak merekrut tenaga kerja dari penduduk setempat. Kemudian dari situ juga nanti akan ada pajak-pajaknya, entah income taxnya, kemudian pajak dari gaji dan sebagainya. Jadi nanti akan ada saatnya negara itu memetik pajak dari situ setelah dia tumbuh dengan baik. Oleh karena itu filosofi pengenalan pohon sangat pas, ditanam, dirawat, PT Vale menjadi besar, nanti dari situ menyumbangkan ke negara sebagai darma baktinya, kontribusi yang nyata, baik pajak dan sebagainya,” paparnya.
Tim Leader Revegetation PT Vale, Harun Tandioga menjelaskan, PT Vale mengintegrasikan kegiatan penambangan dan rehabilitasi lahan pascatambang. Hadirnya nursery tidak saja dimanfaatkan oleh PT Vale, tapi juga oleh masyarakat. Makanya, bibit yang dikembangkan ini diberikan ke masyarakat yang ingin melakukan penamaman pohon.
“Kami membangun fasilitas pembibitan modern yang mendukung kegiatan rehabilitasi, juga melakukan konservasi terhadap tanaman endemik, seperti kayu eboni. Di nursery ada banyak jenis tanaman tidak saja pohon, tapi juga aneka bibit bunga dan bisa diambil secara gratis oleh masyarakat. Ada juga rusa yang bisa dijumpai di nursery,” jelasnya.
Pada kesempatan itu juga, Kakanwil Bea Cukai Sulbagsel Noegroho Wahyu Widodo menikmati keindahan Danau Matano yang terawat dengan baik, meski berdampingan dengan aktivitas tambang milik PT Vale.
Kehadiran manajemen Kanwil Bea Cukai Sulbagsel untuk mengunjungi pengguna jasa, yakni PT Vale. Tujuannya, untuk bersinergi bersama sehingga kedepannya PT Vale dapat dengan mudah melakukan pengurusan terkait kebeacukaian.
Hadir juga pada kunjungan manajemen Bea Cukai Sulbagsel, yakni Direktur External Relation PT Vale, Endra Kusuma, Senior Manager Operational Procurement Supply Chain Manajemen (SCM) PT Vale, Mulawarman Arfah, Manager Shipping and Traffic SCM PT Vale, Yusuf Widarto, serta Senior Manager Material Management SCM, PT Vale, Achmadi Sumadi Rais.

Kakanwil Bea Cukai Sulbagsel Kagumi Pengelolaan Lingkungan PT Vale

LUWU TIMUR- Misi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) untuk menjadi perusahaan sumber daya alam nomor satu di Indonesia, yang menggunakan standar global dalam menciptakan nilai jangka panjang melalui keunggulan kinerja dan kepedulian terhadap manusia dan alam terus dijalankan hingga saat ini.
Salah satunya dengan menjaga keberlangsungan kebutuhan bibit tanaman yang dapat menopang keberlanjutan melalui nursery atau fasilitas pembibitan pohon yang dimiliki oleh PT Vale.
Nursery seluas 2.5 hekatare menyiapkan 700 ribu bibit tanaman per tahun untuk mereklamasi lahan pasca pengolahan tambang di Blok Sorowako. Nursery PT Vale yang juga menjadi destinasi wisata favorit oleh masyarakat yang berkunjung ke Sorowako, Luwu Timur (Lutim).
Komitmen PT Vale senantiasa menjaga lingkungan tidak saja melalui nursery yang dimiliki, tapi juga mampu menjaga ekosistem di Danau Matano mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), Noegroho Wahyu Widodo.
Noegroho Wahyu Widodo mengaku kagum dengan sistem pengelolaan lingkungan yang dilakukan PT Vale selama berpuluh tahun.
Bagi dia, mengunjungi PT Vale merupakan pertama kalinya dan langsung memberikan kesan yang begitu sangat baik. Apalagi, PT Vale dianggapnya sangat memegang teguh visi dan misi untuk sustainability (keberlanjutan).
“Saya sangat bersyukur ada PT Vale yang sangat konsisten memasukkan program sustainability dalam visi dan misinya, termasuk dalam nilai-nilai PT Vale. Tentu ini sangat bagus semangat keberlanjutan tidak saja diterapkan pada di jiwa seluruh karyawan PT Vale, tapi juga disebarkan ke penduduk sekitar dan pada semuanya. Sehingga, sustainability lingkungan itu menjadi perhatian bersama. Karena kita mendapat titipan dari anak cucu untuk kita rawat untuk mereka kelak,” ujarnya usai melakukan penanaman pohon di area Nursery PT Vale, Selasa (31/05/2022).
Kakanwil Bea Cukai ini menuturkan, apa yang telah dijalankan oleh PT Vale tentu patut menjadi contoh oleh pihak lainnya, utamanya perusahaan yang konsen pada sektor pertambangan. Seluruh yang dilakukannya sangat tertata baik, dimulai dari pengembangan tanaman, penataan seluruh ekosistem didalamnya tidak saja manusia, tanaman tapi juga hewan sehingga tercipta suasana yang begitu saling mendukung satu sama lainnya.
“Saya melihat keseriusan PT Vale menjaga keberlangsungan lingkungan, keberlangsungan alam dalam langkah-langkah yang nyata. Kemudian pengembangan tanaman yang kemana-mana, ini sangat bagus. PT Vale mampu mensinergikan seluruh unsur dari manusia, tanaman dan hewan. Tanaman yang ada mampu menghasilkan oksigen dan itu dimanfaatkan manusia dan hewan. Semoga keberlangsungan ini terus berjalan, sehingga tidak hanya mengeruk tanahnya, tapi recoverynya juga berjalan dengan baik,”terangnya.

Dia menjelaskan, langkah nyata yang telah dilakukan PT Vale harus senantiasa didukung dan disebarluaskan ke masyarakat agar PT Vale menjadi contoh pada perusahaan tambang lainnya. Termasuk dalam penerapan keamanan, keselamatan serta lingkungan.
“Kami sebagai pemerintah, sangat mendukung apa yang dilakukan oleh PT Vale. Tentunya kami akan memberikan kemudahan. Kemudahan fasilitas kebeacukaian. Kemudian untuk menghubungkan dengan yang lain-lainnya,”jelasnya.

Sementara itu, dari sisi bisnis, Noegroho memaparkan, jika PT Vale memberi andil dalam sektor perekonomian. Untuk itu, Bea Cukai sebagai fasilitator menjalankan fungsi utamanya memberikan kemudahan dalam proses custom clearance atas barang-barang yang diimpor oleh PT Vale.
“Kalau PT Vale makin efisien, keuntungan makin besar, makin banyak merekrut tenaga kerja dari penduduk setempat. Kemudian dari situ juga nanti akan ada pajak-pajaknya, entah income taxnya, kemudian pajak dari gaji dan sebagainya. Jadi nanti akan ada saatnya negara itu memetik pajak dari situ setelah dia tumbuh dengan baik. Oleh karena itu filosofi pengenalan pohon sangat pas, ditanam, dirawat, PT Vale menjadi besar, nanti dari situ menyumbangkan ke negara sebagai darma baktinya, kontribusi yang nyata, baik pajak dan sebagainya,” paparnya.
Tim Leader Revegetation PT Vale, Harun Tandioga menjelaskan, PT Vale mengintegrasikan kegiatan penambangan dan rehabilitasi lahan pascatambang. Hadirnya nursery tidak saja dimanfaatkan oleh PT Vale, tapi juga oleh masyarakat. Makanya, bibit yang dikembangkan ini diberikan ke masyarakat yang ingin melakukan penamaman pohon.
“Kami membangun fasilitas pembibitan modern yang mendukung kegiatan rehabilitasi, juga melakukan konservasi terhadap tanaman endemik, seperti kayu eboni. Di nursery ada banyak jenis tanaman tidak saja pohon, tapi juga aneka bibit bunga dan bisa diambil secara gratis oleh masyarakat. Ada juga rusa yang bisa dijumpai di nursery,” jelasnya.
Pada kesempatan itu juga, Kakanwil Bea Cukai Sulbagsel Noegroho Wahyu Widodo menikmati keindahan Danau Matano yang terawat dengan baik, meski berdampingan dengan aktivitas tambang milik PT Vale.
Kehadiran manajemen Kanwil Bea Cukai Sulbagsel untuk mengunjungi pengguna jasa, yakni PT Vale. Tujuannya, untuk bersinergi bersama sehingga kedepannya PT Vale dapat dengan mudah melakukan pengurusan terkait kebeacukaian.
Hadir juga pada kunjungan manajemen Bea Cukai Sulbagsel, yakni Direktur External Relation PT Vale, Endra Kusuma, Senior Manager Operational Procurement Supply Chain Manajemen (SCM) PT Vale, Mulawarman Arfah, Manager Shipping and Traffic SCM PT Vale, Yusuf Widarto, serta Senior Manager Material Management SCM, PT Vale, Achmadi Sumadi Rais. (bid/PALUEKSPRES)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam