Sabtu, 8 Agustus 2026

Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Zakat, Kemenag Sulteng Gelar Workshop

Pembukaan workshop penyusunan laporan keuangan berbasis PSAK, Sabtu (11/6/2022). Foto: Humas Kemenag

PALUEKSPRES, PALU – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Seksi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais) melaksanakan Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) di Hotel Santika Palu, Sabtu (11/6/2022).
Pelaksana harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulteng, Kiflin, hadir membuka kegiatan dan menyatakan bahwa Kemenag melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf mengimbau kepada seluruh pengelola zakat untuk mentaati peraturan perundang-undangan sebagai wujud kepatuhan Lembaga pengelola zakat dalam melaksanakan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat.
Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari action plan Pemerintah melalui Kemenag dalam mendorong optimalisasi peran zakat, ujar Kiflin dalam sambutannya.
“Agar menjadi sumber dana yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan dan masyarakat terutama untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial, maka pengelolaan zakat harus dilakukan dengan amanah, profesional, dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Kiflin mengatakan, pengelolaan zakat secara maksimal hanya dapat dilakukan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang optimal. Menurutnya, salah satu sebab belum optimalnya pengelolaan zakat selama ini diantaranya akibat kurang adanya pemahaman amil tentang penyusunan laporan keuangan berbasis PSAK.
“Workshop ini merupakan kegiatan yang sangat penting untuk dilaksanakan agar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS), para amil, dan Unit Pengelola Zakat (UPZ) dapat memahami pembuatan laporan sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam tugas yang diemban,” tegasnya.
Potensi penerimaan zakat di Sulteng dari berbagai sumber cukup besar, kisarannya mencapai Rp1,10 triliun dari berbagai sumber penerimaan. Namun berdasarkan sumber data laporan pada Seksi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Sulteng, zakat yang terkumpul baru sekitar Rp6,6 miliar.
“Tentunya hal ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama sebagai upaya meyakinkan masyarakat untuk berzakat dengan mengedapankan azas keterbukaan dalam pengelolaan keuangan yang sesuai dengan kaidah fiqhiyah,” tutupnya.
Kegiatan menghadirkan Narasumber perwakilan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimais Kemenag Republik Indonesia dan diikuti oleh 50 orang peserta perwakilan BAZNAS Provinsi, BAZNAZ Kabupaten/Kota, LAZNAZ Perwakilan Sulteng, dan UPZ. (humas kemenag)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital