Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Buah Bijak Sang Raja

Amran Amier

Oleh: Amran Amier

FC Barcelona melaju ke perempat final Liga Champion 2016-2017. Neymar menjadi bintang dengan dua gol, asis serta peluang yang ia kreasikan. Namun, keberhasilan ini juga berkat kebijaksanaan Sang Raja Barca, Lionel Messi. Sikap bijak yang berbuah manis.

Mengejar defisit empat gol, bukan perkara gampang bagi Luis Enrique Martinez Garcia and his team. Dalam sejarah kejuaraan, tak ada satupun klub yang mampu melakukannya, termasuk para legenda dunia bola kaki. Banyak yang pesimis Barca mampu melakukannya. Apalagi, trauma buruk dihantam Bayern Muenchen di laga kandang dan tandang, beberapa tahun sebelumnya, belum benar-benar hilang dari ingatan.

Namun, the show must go on. Pertandingan harus dihadapi, strategi harus dijalankan, meski bayangan kegagalan menghantui. Eh, siapa sangka, Enrique memasang formasi 3-3-1-3. Sebuah formasi yang janggal di era Messi, Suarez dan Neymar (MSN).

MSN rasanya adalah trio penyerang tersubur dalam sejarah sepak bola. Setelah berpasangan, mereka selalu berkontribusi pada ratusan gol Barca setiap musim. Posisinya klasik. Neymar di kiri, Suarez di tengah dan Messi di kanan. Posisi bisa berubah tiba-tiba, namun tetap mereka bertigalah yang di depan. Dengan ketiganya di depan, tak ada tahun tanpa gelar bagi Barca.

Semua berubah di Kamis dini hari waktu Indonesia itu. MSN terpisah, atau dipisah Enrique. Dan, yang dikorbankan, atau berkorban(?) adalah Messi. Dengan formasi baru, Messi berdiri sendiri, di belakang Suarez, Neymar dan Rafinha. Messi kini menjadi seorang false nine, atau juga menjadi playmaker, layaknya seorang Roberto Baggio, atau Si Boncel Maradona, atau Sang Profesor Zinedine Zidane.

Dikorbankan atau berkorban tentu bukan hal yang mudah bagi Messi. Sejak menerima tahta dari Ronaldinho, Messi adalah Raja Barca. Namun, sejak Messi bertahta, gelar bagi klub, juga bagi dirinya, adalah keniscayaan tahunan. Begitu kuatnya status Messi, rumor yang berkembang, ialah yang berada dibalik mundurnya Enrique selepas musim ini berakhir.

Messi yang belum meneken kontrak baru, meminta manajemen melepas Enrique, dan tiga pemain, Andre Gomes serta dua pemain belakang asal Prancis. Bisa jadi Messi menganggap mereka biang kemerosotan klub musim ini, meski peluang meraih tiga gelar belum pupus. Ini hanya rumor, benar atau tidak, kita lihat saja nanti.

Yang pasti, di lapangan, dengan formasi baru, Barcelona mampu mengejar bahkan melewati defisit gol. Mereka menang 6-1 dan agregat 6-5. Mereka pun membungkam para pesimisme, termasuk membuat gagap gelandang kunci PSG, Blaise Matuidi dan Adrien Rabiot. Sejarah telah diukir. Impossible is nothing. Dan, itu buah dari sikap bijak Sang Raja. Congratz Barca….!

Penulis merupakan mantan Ketua Aji Kota Palu

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital