Minggu, 9 Agustus 2026

Di Sulteng, Tersisa 17 Desa Sangat Tertinggal, Desa Mandiri Bertambah Siginifikan

Kepala Bappeda Sulteng Sandra Tobondo menyaksikan penandatanganan dokumen masing-masing kepala daerah yang disaksikan Gubernur Sulteng pada Rakor yang dihadiri bupati dan wali kota se Sulteng, Rabu (13/7/2022). Foto: Biro Adpim Setdaprov

PALUEKSPRES, PALU– Jumlah katagori desa tertinggal di Sulawesi Tengah (Sulteng) menunjukkan angka penurunan yang sangat signifikan. Kini totalnya tersisa 17 desa.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulteng Dr. Sandra Tobondo menjelaskan, jumlah desa sangat tertinggal pada 2022 di Sulteng sudah sangat jauh berkurang. Padahal, pada 2019, masih tercatat 140 desa sangat tertinggal di provinsi ini.
“Tahun ini, jumlah desa sangat tertinggal tersisa 17 desa sangat tertinggal dari sebelumnya 140 desa. Pembangunan desa tahun 2022 sangat cepat, ini buah dari perhatian gubernur untuk meningkatkan pertumbuhan desa,” kata Sandra Tubondo pada rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri bupati dan wali kota se-Sulteng, Rabu (13/7/2022), di kantor Bappeda Sulteng.
Trend yang sama lanjutnya, juga terjadi pada katagori desa tertinggal. Pada 2019, tercatat 952 desa tertinggal di Sulteng, lantas berkurang sangat siginifikan menjadi 266 desa tertinggal di 2022 ini.
Pertumbuhan positif juga terjadi pada katagori desa mandiri. Pada 2019, jumlah desa mandiri tercatat baru satu desa. Namun, di 2022 langsung melonjak tajam menjadi 42 desa.
Begitupula pada katagori desa maju, dari 53 desa maju di 2019 menjadi 522 desa maju di 2022. Hal yang sama pada katagori desa berkembang, dari 696 desa berkembang di 2019 menjadi 995 desa berkembang di 2022.
Adapun bagi desa tertinggal dan desa sangat tertinggal kata Sandra, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura berkomitmen segera memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp20 Juta untuk memberikan jaminan sosial kepada masyarakat miskin rentan melalui BPJS. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital