Minggu, 20 September 2026

Donggala Tertinggi Jumlah Desa Sangat Tertinggal, Parimo Desa Mandiri

Kepala Bappeda Sulteng Dr Sandra Tobondo. Foto: Biro Adpim Setdaprov Sulteng

PALUEKSPRES, PALU– Kabupaten Donggala menempati urutan pertama jumlah desa katagori sangat tertinggal di Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2022.
Dikutip dari rekapitulasi Status Desa (Indeks Desa Membangun) Tahun 2019-2022 Provinsi Sulawesi Tengah yang dipaparkan Bappeda Sulteng pada rapat koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, Rabu (13/4/2022), di Donggala tercatat delapan desa katagori sangat tertinggal, disusul Tojo Ununa (Touna) empat desa, dan Sigi tiga desa.
Sebaliknya, tujuh kabupaten sama sekali nihil katagori dimaksud yaitu Banggai, Poso, Buol, Morowali dan Banggai Kepulauan, Banggai Laut dan Morowali Utara.
Masih berdasarkan data Rekapitulasi Status Desa Provinsi Sulteng yang dikutip dari rilis Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov, kabupaten yang mengalami perubahan status dari katagori desa sangat tertinggal menjadi setingkat lebih tinggi, terbanyak di Kabupaten Sigi yaitu 20 desa. Disusul Tojo Unauna 17 desa, Parigi Moutong dan Morowali masing-masing 16 desa. Selanjutnya, Morowali Utara dan Tolitoli masing-masing 12 desa. Sedangkan kabupaten terendah perubahan status dari katagori desa sangat tertinggal, yaitu Buol dua desa, Donggala empat desa, serta Banggai Kepulauan dan Banggai Laut masing-masing lima desa.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulteng Sandra Tobondo menjelaskan, jumlah desa sangat tertinggal pada 2022 di Sulteng sudah sangat jauh berkurang. Kini totalnya tersisa 17 desa . Padahal, pada 2019, masih tercatat 140 desa .
“Tahun ini, jumlah desa sangat tertinggal tersisa 17 desa dari sebelumnya 140 desa. Pembangunan desa tahun 2022 sangat cepat, ini buah dari perhatian gubernur untuk meningkatkan pertumbuhan desa,” kata Sandra Tubondo pada rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri bupati dan wali kota se-Sulteng, Rabu (13/7), di kantor Bappeda Sulteng.
Tren yang sama lanjutnya, juga terjadi pada katagori Desa Tertinggal. Pada 2019, tercatat 952 desa tertinggal di Sulteng, lantas berkurang sangat siginifikan menjadi 266 desa di 2022.
Jumlah desa katagori tertinggal, terbanyak di Kabupaten Sigi yaitu 51 desa, disusul Touna 48 desa, Morowali 43 desa, Morowali Utara 27 desa, dan Banggai Kepulauan 26 desa.
Pertumbuhan positif juga terjadi pada katagori desa mandiri. Pada 2019, jumlah desa mandiri tercatat baru satu desa. Namun, di 2022 langsung melonjak tajam menjadi 42 desa.
Katagori desa mandiri, terbanyak di Parigi Moutong yaitu sembilan desa, disusul Sigi delapan desa, Donggala dan Banggai masing-masing tujuh desa. Sedangkan terendah adalah Poso dan Banggai Kepulauan masing-masing satu desa. Kemudian Buol, Morowali Utara, Touna masing-masing dua desa. Kabupaten Tolitoli dan Banggai Laut bahkan masing-masing tak memiliki sama sekali desa katagori mandiri.
Begitupula pada katagori desa maju, dari 53 desa maju di 2019 menjadi 522 desa maju di 2022. Hal yang sama pada katagori desa berkembang, dari 696 desa berkembang di 2019 menjadi 995 desa berkembang di 2022. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam