Sabtu, 8 Agustus 2026

Wali Kota Palu: Pengurangan Resiko Bencana Tidak berjalan Otodidak

Walikota Palu Hadianto Rasyid (dua dari kanan) bersama para narasumber lain pada workshop Penanggulangan bencana Kamis (14/7/2022)/ Foto: BagAdpim Sekkot Palu

PALUEKSPRES, PALU- Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE menegaskan upaya yang dapat dilakukan pemerintah dalam pengurangan risiko bencana tidak hanya berjalan secara otodidak.

Akan tetapi, tetap diatur dalam regulasi yang menguatkan langkah-langkah strategis agar penguatan risiko bencana benar-benar dapat berjalan dengan baik.

“Ketika Kota Palu dihantam Gempa tahun 2018, hal ini bagi sebagian orang setelah egmpa itu barulah kemudian mengatakan bahwa gempa ini sesungguhnya telah diprediksi beberapa belas tahun yang lalu bahkan beberapa tahun yang lalu akan terjadi gempa,” jelas Wali Kota Hadi saat menjadi narasumber pada acara Workshop Penanggulangan Bencana bersama sejumlah Wali Kota di Hotel Best Western Coco Palu,Kamis, 14 Juli 2022.

Menurut Hadianto, Pemerintah Kota Palu saat itu telah mengambil langkah-langkah yang cukup strategis. Antara lain menentukan ruang-ruang evakuasi dan juga menyiapkan jalur-jalur evakuasi.

“Kemudian juga pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah lain yang dijadikan sebagai langkah antisipasi jika terjadi Gempa yang dikhawatirkan,” lanjutnya.

Prediksi ini telah berjalan dan Pemerintah Kota Palu telah menyiapkan langkah-langkahnya. Namun, Gempa terjadi karena Kota Palu dilintasi sesar Palu-Koro yang merupakan sesar atau patahan yang paling aktif.

Workshop yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah VI dan Pemerintah Kota Palu tersebut berkaitan tentang pengurangan risiko bencana.

Dalam kegiatan APEKSI kali ini juga dihadiri oleh Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana, BNPB, Agus Wibowo yang membawakan materi tentang mitigasi bencana.

Selain itu, Workshop tersebut diikuti oleh 17 Wali Kota yang berada di wilayah Indonesia Timur. Hadir pula Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital