Sabtu, 8 Agustus 2026

Pencarian Empat Korban Banjir Bandang Torue Parimo Diperpanjang 

Kepala seksi operasi kantor SAR pencarian dan pertolongan Basarnas Palu, Andi Sultan/Foto : Aswadin/PE

PALUEKSPRES,PARIMO – Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palu, Andi Sultan mengatakan, pencarian korban banjir bandang desa Torue Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), hari kedelapan dibantu alat berat.

“Fokus pencarian dengan alat berat di bagian muara, karena banyak puing-puing rumah tenggelam, dan kami mencoba melakukan penggalian,” kata Andi Sultan di Torue, Kamis (4/8/2022).

Dia menjelaskan, rumah korban berada di sekitar muara, dan di tempat itu sejumlah rumah mengalami rusak berat dan ada juga yang hilang terseret banjir. Sehingga, tim SAR fokuskan pencarian di wilayah tersebut, setelah tujuh hari pencarian di laut.

Namun demikian,  tim SAR gabungan kata dia, tetap melakukan pencarian sampai ke laut, dimana penyisiran hari kedelapan hingga ke wilayah pesisir Kecamatan Sausu atau bagian selatan sektor operasi.

“Sedangkan wilayah pesisir Desa Tindaki pada sektor Utara,” ujarnya.

operasi hari ini menurut Andi, melibatkan empat tim atau SRU. Dimana tim satu dan dua menyisir pesisir pantai. Sementara, SRU tiga dan empat mencari di bagian muara dengan didukung satu unit alat deteksi yakni, Aqua Eye.

Aqua Eye, berfungsi sebagai pendeteksi utama korban tenggelam didalam sungai. Menurutnya, hingga pukul; 15.30 WITA, pencarian di bagian muara sungai telah dihentikan, karena air laut mulai pasang, dan pencarian di pesisir pantai masih berlangsung hingga petang.

Sebagaimana instruksi operasi, kata dia, estimasi pencarian empat korban banjir bandang desa Torue berakhir pada Sabtu 7 Agustus 2022 sesuai dengan penambahan waktu perpanjangan kegiatan SAR.

“Penambahan waktu pencarian tiga hari sebagaimana permintaan Pemerintah daerah setempat. Pencarian pada tumpukan material bangunan di bagian muara nihil,” kata dia.

Dia menambahkan, operasi SAR pencarian korban banjir bandang Torue ini, didukung dengan sejumlah sarana dan pra sarana, diantaranya tiga perahu karet, satu unit alat berat eksavator, satu unit alat pendeteksi khusus Aqua Eye dan satu perahu milik nelayan desa Torue.

“Unsur dan potensi SAR terlibat hari ini adalah, personel Basarnas, Polairud Parimo, personel Pos TNI-AL Parigi, personel BPBD Kabupaten Poso, relawan Wahda Inspirasi Zakat (WIZ) dan relawan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala),” ujarnya.(asw/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital