Ini 10 penyebab pekerjaan bisa membuat buruk kesehatanmu. Banyak orang terkejut mengetahui bahwa pekerjaannya dapat merusak kesehatannya.
Jam kerja yang panjang, hari yang membosankan, dan tugas yang membuat stres dapat memiliki efek negatif yang nyata pada kesehatan Anda.
Berikut ini 10 alasan penyebab mengapa pekerjaan dapat merusak kesehatan seperti dilansir dari Realbuzz:
Penelitian menunjukkan bahwa email tidak sebaik yang kita pikirkan. memeriksa kotak inbox email kita secara teratur ternyata lebih stres dan membuat kita kurang fokus daripada rekan kerja tanpa email.
Untuk itu, cobalah menghindari memeriksa email terus menerus. Bahkan bila perlu matikan email anda dari ponsel dan laptop di luar jam kantor.
- Terlalu Lama Duduk
Studi menunjukkan bahwa orang dewasa yang duduk di kursi selama 11 jam sehari memiliki 40 persen peningkatan risiko kematian dibandingkan pekerja yang hanya duduk rata-rata empat jam sehari.
Karena itu, meja berdiri kini menjadi populer. Bahkan menempatkan printer di seberang ruangan untuk mendorong Anda bangkit dari kursi dan berjalan-jalan agar membuat suasana berbeda.
3. Kebosanan
Sebuah penelitian menemukan pekerja yang bosan, beralih dari kopi, merokok, alkohol, dan cokelat untuk mencoba dan menyemangati diri mereka sendiri.
Pekerja yang mengeluh kebosanan kronis, dua setengah kali lebih mungkin meninggal sebelum usia yang diharapkan karena serangan jantung atau stroke.
Untuk mencegah kebosanan, sebagai alternatif, cobalah untuk berdiskusi berbagai hal dengan rekan kerja. Tidak hanya menghilangkan kebosanan, tetapi ini akan membantu Anda mendapatkan perspektif yang berbeda tentang pekerjaan.
- Bekerja Atau Tidak
Beberapa orang memilih menjadi pengangguran daripada bekerja namun merusak kesehatan mentalnya.
Kesehatan mental sangat penting. Jika pekerjaan memengaruhi kesehatan mental Anda secara negatif, mungkin ada baiknya mempertimbangkan apakah itu peran yang tepat untuk Anda atau tidak.
- Bekerja di Luar Jam Kantor
Bekerja di luar jam kerja adalah kutukan. Studi menemukan bahwa pekerja yang memeriksa email mereka di rumah setelah bekerja memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dan konsentrasi yang lebih buruk.
Sangat penting untuk mengambil istirahat yang tepat dari pekerjaan, karena ini membuat Anda segar dan lebih mampu menangani tuntutan pekerjaan. Menanggapi email keesokan harinya saat Anda segar dan terjaga akan jauh lebih baik daripada respons cepat saat Anda lelah.
- Merokok
Peningkatan jam kerja sering berdampak besar pada kesehatan kita. Penelitian menunjukkan bahwa jam yang lebih lama dapat menyebabkan Anda merokok lebih banyak, berolahraga lebih sedikit, dan lebih jarang ke dokter.
Untuk itu, alihalih merokok, sebaiknya Anda keluar dari kantor sebentar untuk menghirup udara segar.
- Begadang
Pekerja malam yang harus begadang untuk menyelesaikan pekerjaannya dan tidak mengganti jam tidurnya, lebih besar terserang penyakit dibandingkan dengan pekerja yang tidur malam teratur.
Untuk pekerja malam, mereka harus mengusahakan mengganti jam tidurnya yang kurang setiap hari ketika mereka tidur.
- Promosi
Bagi sebagian orang berkarier, promosi adalah bagian penting untuk mencapai puncak. Gaji yang naik, beriringan dengan tanggungjawab yang semakin besar dan jam kerja juga yang mungkin bertambah.
Untuk itu, selain karena alasan naik gaji, pertimbangkan lagi kemampuan Anda menghadapi pertambahan jam kerja dan tanggung jawab.
9. Lembur
Bila pekerjaan menumpuk di meja kerja Anda membuatmu sering menopang wajah dengan tangan, peneliti menyebutkan itu akan berpengaruh kepada kesehatan kulit Anda dan mempercepat proses penuaan dini.
Untuk itu, Anda cukup duduk tegak meluruskan tulang punggung Anda daripada menompangkan wajah ke tangan.
- Gangguan Kecemasan
Sebuah penelitian di Selandia Baru menemukan bahwa satu dari tujuh wanita dan satu dari 10 pria dengan tingkat tekanan tinggi di tempat kerja mengalami kesulitan dengan kesehatan mental mereka.
Sementara setengah dari peserta memiliki semacam gangguan kecemasan akibat pekerjaan.
Jika pekerjaan Anda membuat Anda merasa cemas atau stres, ingatlah bahwa tidak ada gunanya mengorbankan kesehatan Anda untuk bekerja. Beristirahatlah, mungkin satu atau dua hari tetapi lebih lama jika perlu.
Jika beban kerja Anda terlalu berat, diskusikan hal ini dengan rekan kerja Anda dan cari cara terbaik untuk menyeimbangkan hari kerja dengan tekanannya.
Ingat, jika semuanya menjadi terlalu berat, ada baiknya mempertimbangkan apakah Anda perlu berganti peran, penghasilan yang sedikit lebih mungkin sepadan jika juga menjaga kesehatan mental Anda! ***






